BPJS Ketenagakerjaan

Seluruh Pegawai Non ASN di Jeneponto Akan Didaftarkan ke BPJS Ketenagakerjaan

Kegiatan ini sebagai upaya meningkatkan kerjasama dalam memberikan perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, kepada Pegawai Non ASN di Jeneponto

Penulis: Firki Arisandi | Editor: Muh. Irham
PJS Ketenagakerjaan
BPJS Ketenagakerjaan Bantaeng menjajaki kerjasama dengan Pamkab Jeneponto untuk melindungi pegawai non ASN di daerah itu dengan BPJS Ketenagakerjaan 

Bantaeng, Tribun - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Bantaeng, mengadakan Rapat Koordinasi Operasional bersama Pemerintah Kabupaten Jeneponto, Kamis (16/6/2022). 

Kegiatan ini sebagai upaya meningkatkan kerjasama dalam memberikan perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, kepada Pegawai Non Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkab Jeneponto.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bantaeng, Antawirya, mengatakan, rapat koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Jeneponto, dalam rangka memperluas kepesertaan pegawai non ASN yang menjadi kewajiban pemerintah daerah. 

Hal tersebut sesuai dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2021.

“Ada pula Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 27 Tahun 2021 diikuti dengan terbitnya Surat Edaran Mendagri terkait kepesertaan non ASN, " jelas Antawirya. 

"Masing-masing Pengawai Non ASN di setiap daerah didaftarkan dalam peserta BPJS Ketenagakerjaan dan dapat dianggarkan dalam APBD. Kalau memungkinkan bisa juga dianggarkan di APBD perubahan tahun 2022,” tambahnya. 

Antawirya menambahkan, Kabupaten Jeneponto juga merupakan wilayah kerja dari cabang Bantaeng yang membawahi dua kabupaten. 

Khusus di Kabupaten Jeneponto telah terdaftar sekitar 500 orang pegawai Non ASN sebagai peserta.

Di antaranya OPD Satpol PP dan Pemadam Kebakaran, Dinas Perhubungan, BKPSDM, serta Dinas Koperasi.

Dalam kegiatan ini pula Bupati Jeneponto menyerahkan santunan kematian dari Program Jaminan Kematian (JKm) sebesar Rp42 juta. 

Santunan tersebut diserahkan kepada Baji Dg Bola, ahli waris dari warga Desa Bulu Sibatang, Kabupaten Jeneponto bernama Nuhung. 

Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar menyambut baik adanya kegiatan tersebut. 

Ia menganggap bahwa langkah ini sebagai cara untuk meningkatkan perlindungan sosial ketenagakerjaan kepada non ASN di wilayahnya. 

Terlebih resiko kerja khususnya kecelakaan kerja dan kematian dapat saja dialami oleh pegawai non ASN.

“Saya juga minta semua OPD memberikan data terkait pegawai non ASN agar kita bisa mengeluarkan keputusan yang baik pula,” kata Iksan Iskandar. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved