Harga Cabai di Pasar Meroket, Kenaikan Hampir 100 Persen
Dinas Perdagangan Makassar tidak bisa memprediksi sampai kapan keterbatasan produksi dan distribusi cabai ini.
Penulis: Siti Aminah | Editor: Waode Nurmin
Selain itu beberapa pedagang juga mengaku tidak mendapat distribusi dari pemasok cabai.
"Karena mereka tidak dapat distribusi, jadi kadang mereka dapat dari pengumpul, makanya harganya tinggi," ulasnya.
Pihaknya tidak bisa memprediksi sampai kapan keterbatasan produksi dan distribusi cabai ini.
Hanya saja, Dinas Perdagangan dan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) terus melakukan upaya agar harga kembali normal.
Salah satu ibu rumah tangga di Makassar, Suhariah mengatakan sangat kaget dengan harga cabai yang meroket.
Ia berharap kondisi seperti ini tidak bertahan menjelang hari Raya Iduladha.
"Semoga tidak sampai lebaran, karena pasti kita sangat butuh, bahan pokok lainnya juga semoga tidak mengalami kenaikan," ucap warga Sudiang ini. (*)