Dinas Pendidikan Luwu Timur
Dinas Pendidikan Luwu Timur Dorong Pembinaan Sejarah Lokal
Dinas Pendidikan Luwu Timur mendorong pembinaan sejarah lokal lewat seminar yang mengumpulan sejumlah tokoh adat.
Penulis: Ivan Ismar | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUNLUTIM.COM, MALILI - Dinas Pendidikan Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel) mendorong pembinaan sejarah lokal di Bumi Batara Guru.
Sehubungan dengan itu, Dinas Pendidikan Luwu Timur mengumpulan sejumlah tokoh adat untuk membahas pembinaan sejarah lokal di Aula Dinas Pendidikan Luwu Timur, Selasa (14/6/2022).
Pembahasan dikemas dalam seminar bertema Penegakan status hukum atas warisan bersejarah dalam penguatan akar Luwu Timur.
Hadir Macoa Bawalipu, Bau Muh Aras Abdi To Baji Pua Sinri, Mohola Ihi-Inia, Makole Wawaini Rahampu’U Matano.
Kemudian Mahola Padaoe, Mahole Karunsi’E, Pongkiari Tambe’E beserta para pendamping.
Kepala Dinas Pendidikan Luwu Timur, La Besse mengatakan kegiatan ini upaya menjaga peninggalan sejarah kebudayaan.
Menjaga dari berbagai ancaman kepunahan dan pencurian.
Serta pengalihan fungsi yang dapat menyebabkan peninggalan sejarah hilang ditelan zaman.
"Jadi dibutuhkan adanya penegakan status hukum atas warisan bersejarah dalam penguatan budaya Luwu Timur,” kata La Besse, Rabu (15/6/2022).
La Besse dan tokoh adat berharap agar peninggalan sejarah memiliki status hukum di Kabupaten Luwu Timur.
Ia juga mengajak pihak terkait untuk bersinergi memajukan dan melestarikan peninggalan sejarah dan budaya.
"Ini sejalan dengan visi Luwu Timur, pembangunan yang maju dan berkelanjutan berlandaskan pada nilai agama dan budaya,” jelasnya.
Pamong Budaya Ahli Muda Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB), Iswadi mengatakan pelestarian adalah upaya dinamis untuk mempertahankan keberadaan cagar budaya.
"Serta nilainya dengan cara melindungi, mengembangkan, dan memanfaatkannya,"
"Pelestarian cagar budaya dilakukan berdasarkan hasil studi kelayakan yang dapat dipertanggungjawabkan secara akademis, teknis dan administratif," katanya.
Pada kitab I La Galigo, dikisahkan Batara Guru telah melahirkan keturunan-keturunan pemimpin yang menjadi raja-raja di beberapa daerah.(*)
Baca berita terbaru dan menarik lainnya dari Tribun-Timur.com via Google News atau Google Berita
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Kepala-Dinas-Pendidikan-Luwu-Timur-La-Besse-dd.jpg)