DPRD Sulsel Desak Tinjau Ulang Wajib Vaksin Booster Cairkan TPP ASN

Andi Sudirman mengatakan tidak akan mengalah terhadap keputusan tersebut meski menuai pro kontra.

Penulis: Ari Maryadi | Editor: Waode Nurmin
Humas Pemprov Sulsel
Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman dan Ketua DPRD Sulsel Andi Ina Kartika Sari bertanda tangan seusai penyerahan LHP LKPD TA 2021, LHP Kinerja, dan IHPD Provinsi Sulsel di Kantor DPRD Sulsel, Jum’at 10 Juni 2022. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - DPRD Sulawesi Selatan meminta kebijakan wajib boster untuk pencairan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) Aparatur Sipil Negara (ASN) ditinjau ulang.

Ketua DPRD Sulsel Andi Ina Kartika Sari mengirim surat resmi kepada Gubernur Andi Sudirman Sulaiman Selasa (14/6/2022) hari ini.

Pimpinan DPRD meminta Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman meninjau ulang kebijakan wajib vaksinasi booster bagi ASN untuk mencairkan TPP.

Surat pimpinan DPRD Sulsel itu menindaklanjuti hasil rapat dengar pendapat Komisi A dengan Pemprov Sulsel Kamis 9 Juni 2022 kemarin.

Saat itu, RDP memanggil BKD Sulsel dan Biro Organisasi Setda Sulsel.

"Hari ini kita kirimkan surat secara resminya kepada Pak Gubernur. Surat ini atas nama lembaga DPRD Sulsel menindaklanjuti RDP di Komisi A," kata Andi Ina saat dihubungi Selasa (14/6/2022).

Andi Ina mengatakan hasil RDP Komisi A dengan Pemprov Sulsel telah menjadi keputusan lembaga atas nama DPRD Sulsel.

Oleh karena itu pimpinan DPRD Sulsel menindaklanjuti dengan mengirim surat resmi kepada Gubernur Andi Sudirman.

"Ada RDP di Komisi A, hasil RDP kemudian ada hasil yang mereka putuskan. Itu keputusan lembaga DPRD, tentu kita pimpinan menindaklanjuti untuk disampaikan kepada pak gubernur bahwa hasil RDP seperti itu. Ini keputusan lembaga ya, bukan keputusan Ketua DPRD, karena ada yang jadi pembahasan dalam RDP komisi RDP A," katanya.

Sebelumnya kebijakan wajib vaksinasi booster bagi ASN mencairkan TPP menunai pro kontra. Kebijakan itu disampaikan melalui surat edaran yang dikeluarkan Sekretaris Daerah Provinsi Abdul Hayat Gani.

Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman mewajibkan Aparatur Sipil Negara (ASN) sudah Vaksinasi Booster untuk menerima tambahan penghasilan pegawai (TPP).

Hal itu ditegaskan Andi Sudirman dalam sambutan terbuka di pengukuhan forum CSR, Baruga Pattingalloang Rumah Jabatan Gubernur Sulsel Kota Makassar Senin (23/5/2022).

Andi Sudirman mengatakan tidak akan mengalah terhadap keputusan tersebut meski menuai pro kontra.

"Gajinya tetap kita bayarkan karena itu wajib, Sunnah itu TPP berdasarkan performa ASN. Kita tidak akan mengalah," kata Andi Sudirman dalam sambutannya di Rujab.

Halaman
12
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved