Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Kebakaran

Pabrik Dryer Padi di Tomoni Timur Terbakar, Padi dalam Gudang Hangus Terbakar

Kabid Pemadaman dan Penyelamatan Damkar Luwu Timur, Haeruddin Kopa mengatakan penyebab kebakaran, fanbelt pengering mengalami kerusakan.

Penulis: Ivan Ismar | Editor: Muh. Irham
Chalik Mawardi
Petugas Damkar mengevakuasi rekannya yang pingsan karena menghirup asap tebal dari pabrik dryer padi yang terbakar di Tomoni Timur, Luwu Timur, Selasa (7/6/2022) 

TRIBUN-TIMUR.COM - Gudang pabrik dryer padi terbakar di Desa Patengko, Kecamatan Tomoni Timur, Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel), Selasa (7/6/2022). 

Kabid Pemadaman dan Penyelamatan Damkar Luwu Timur, Haeruddin Kopa mengatakan penyebab kebakaran, fanbelt pengering mengalami kerusakan.

"Sehingga menyebabkan bara api, lalu membakar pengering dan meluas ke padi yang ada di dalam open dryer," kata Haeruddin.

Tiga unit damkar diterjunkan dari Tomoni Timur, Tomoni dan Wotu diterjunkan melakukan pemadaman.

Damkar menerima laporan kebakaran ini dari Camat Tomoni Timur, Zulkifli.

Pemilik gudang dryer bernama Zidan.

Haeruddin mengatakan dalam kebakaran ini tidak ada korban jiwa.

"Namun satu pekerja di dalam pabrik sempat pingsan karena kekurangan oksigen," ujar dia.

Petugas kebakaran harus bekerja ekstra untuk memadamkan api sebelum padi di dalam pabrik terbakar.

Akibat kebakaran ini, pemilik gudang harus menanggung kerugian sekitar Rp 700 juta.

Sejumlah alat pabrik rusak karena terbakar.

"Kerugian ditaksir kurang lebih RP 700 juta," katanya.

Api yang membakar gudang baru dipadamkan sekitar pukul 17.12 Wita.

Dalam proses pemadaman, petugas damkar mengalami kendala peralatan pemadaman yang minim.

Personil kekurangan alat keselamatan pada ketinggian.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved