Arisan Bodong

Pengusaha Ikan Koi Asal Blitar Tipu Warga Makassar dengan Arisan Bodong, Kerugian Rp1 Miliar Lebih

Mereka ditipu oleh seorang ibu rumah tangga berinisial C, seorang pengusaha ikan koi yang berasal dari Blitar Jawa Timur.

Penulis: Siti Aminah | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM/SITI AMINAH
Kuasa hukum korban investasi bodong di Makassar, Ari & Partner.  

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Penipuan berkedok arisan terjadi di Kota Makassar.

Korbannya merupakan ibu rumah tangga sebanyak delapan orang.

Mereka ditipu oleh seorang ibu rumah tangga berinisial C, seorang pengusaha ikan koi yang berasal dari Blitar Jawa Timur.

Delapan korban tersebut melalui kuasa hukumnya Ari Dumais mengungkap, kasus ini sedang berproses di Polda Sulsel.

"Pelakunya ibu hamil berdomisili di Blitar, dan korbannya delapan orang dari Makassar," ungkapnya kepada Tribun-Timur.com, Jumat (20/5/2022) 

Adapun total kerugian korban capai Rp1 miliar lebih, kira-kira satu korban rugi Rp200 juta.

Kasus ini kata Ari telah bergulir sejak 2021 lalu.

Pelaku belum ditangkap dengan alasan sedang mengandung.

"Kalau tidak salah sudah 7 bulan, kami masih ada rasa keperimanusian," ujarnya.

Ia mengungkap, arisan tersebut hanya bualan semata, tidak pernah ada.

"Pelaku menawarkan menjual arisan ternyata yang dijual tak pernah ada," bebernya.

Modus pelaku yakni menawarkan kepada member untuk mendapatkan keuntungan. 

Pembayarannya melalui transfer, dan pelaku mengiming-imingi mendapat keuntungan 10 persen dari arisan tersebut.

Arisan bodong tersebut baru dicium usai pelaku keluar dari grup arisan yang sudah dibuat sebelumnya.

Mulanya, yang pengusaha ikan koi tersebut mengaku akan bertanggung jawab, namun hingga sekarang belum ada itikad baik yang dilakukan.

"Kami mengharapkan proses cepat selesai, mohon kejaksaan segera menindaklanjuti hingga kasus ini cepat selesai," pungkasnya. (*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved