Hybrid Book Discussion
Guru Besar Fisika Unhas 'Paksa' Zakir Sabara Segera Pakai Gelar Profesor
Prof Dr Tasrief Surungan Msc (54) meminta Dr Ir Zakir Sabara HW MT IPM ASEAN Eng, segera menyematkan gelar jabatan guru besar atau profesor.
TRIBUN-TIMUR.COM - Guru Besar Ilmu Fisika Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar Prof Dr Tasrief Surungan Msc (54) meminta Dr Ir Zakir Sabara HW MT IPM ASEAN Eng, segera menyematkan gelar jabatan guru besar atau profesor di depan namanya.
"Kalau sudah ada surat dari dikti itu secara de facto dan de jure, Anda sudah berhak. Ini sedikit memaksalah," ujar Prof Tasrief di sela-sela hybrid book discussion "Menyelisik Kekuatan Mereka, The Inspired Toughts from Japan", di studio 3 Tribun-Timur.com, Jl Cenderawasih nomor 430, Makassar, Sulsel, Senin (16/5/2022).
Prof Tasrief dan Zakir Sabara adalah pemantik dalam diskusi buku karya Dr Eng Muhammad Zulkifli Mochtar ST MEng, praktisi, ahli tata kota urban, dan kebencanaan dari Tokyo, Jepang.
Zulkifli Mochtar juga mengungkap hal senada.
"Kita ucapkan selamatlah, sudah profesor, dan bersedia mengulas buku kami," ujar Zulkifli Mochtar.
Tasrief meraih gelar master fisika terapan di Australia, dan gelar post-doctor di Jepang.
Menurut Tasrief, dengan keluarnya surat penetapan angka kredit kenaikan pangkat jabatan fungsional dosen dari direktorat jenderal pendidikan tinggi (Dikti) Kemendikbud, itu sudah konfirmasi resmi kelaikan jadi guru besar.
"Di ITB dan banyak kampus lain, sudah ada tradisi, tak perlu lagi pengukukan-pengukuhan. di Unhas bukan pengukuhan profesor, tapi seremoni resmi jadi anggota dewan senat atau dewan guru besar." ujarnya.
Merespon Tasrief, Zakir Sabara menjawab diplomatik dan etik.
"Ya, ibarat bayi kita sudah lahir tapi belum diaqiqah. Belum bisa dipotongkan kambing di kampus," ujarnya berkelakar.
Zakir Sabara menerima informasi kenaikan pangkat jadi guru besar per 22 Mei 2022 lalu.
Kenaikan pangkat itu menyusul turunnya dokumen penetapan angka kredit kenaikan jabatan fungsional dosen 0268/E4/KP/GB/2022.
Penetapan angka kredit itu diteken langsung Plt Dirjen Dikti Kemendikbud Prof Ir Nizam PhD, IPU ASEAN Eng.
Zakir Sabara meraih gelar sarjana teknik kimia di almamaternya FTI UMI pada tahun 1999, gelar magisternya di Institut Teknologi Sepuluh Nopember atau ITS pada tahun 2004 dan gelar doktor di Universitas Brawijaya Malang pada tahun 2018).
Mantan Dekan Fakultas Teknologi Industri UMI itu, adalah guru besar bidang teknik kimia.