Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

UMI Makassar

UMI Makassar Serukan Maklumat Moral, Ajak Mahasiswa Perjuangkan Aspirasi Damai

UMI keluarkan maklumat moral di tengah dinamika sosial dan politik. Serukan persatuan, keadilan, dan perjuangan damai berlandaskan nilai Islam.

Penulis: Rudi Salam | Editor: Sukmawati Ibrahim
Rudi Salam/Tribun Timur
UMI MAKASSAR - Rektor UMI Prof Hambali Thalib (tengah depan), bersama wakil rektor, dan pengurus Yayasan Wakaf UMI menyampaikan maklumat di Hotel Claro, Jalan AP Pettarani, Makassar, Minggu (31/8/2025). UMI mengeluarkan maklumat di tengah dinamika kehidupan sosial, politik, dan kebangsaan yang penuh tantangan. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Universitas Muslim Indonesia (UMI) mengeluarkan maklumat di tengah dinamika sosial, politik, dan kebangsaan penuh tantangan.

Kampus berfokus pada Ilmu dan Ibadah, Pendidikan dan Dakwah, serta Pengabdian dan Perjuangan ini terpanggil menyampaikan maklumat moral berlandaskan nilai Islam rahmatan lil 'alamin.

Maklumat disampaikan Rektor UMI Prof Hambali Thalib, didampingi wakil rektor dan pengurus Yayasan Wakaf UMI di Hotel Claro, Jalan AP Pettarani, Makassar, Minggu (31/8/2025).

Maklumat ditujukan kepada civitas akademika UMI, alumni, mahasiswa, masyarakat Sulawesi Selatan, dan bangsa Indonesia secara umum.

Tujuannya sebagai seruan kebangsaan untuk memelihara persatuan, keadilan, dan nilai kemanusiaan.

Rektor UMI, Prof Hambali Thalib, menjelaskan UMI selama ini banyak memberikan pemikiran dan masukan untuk kepentingan bangsa.

“Kita perlu duduk bersama, memberikan konsep pemikiran dalam mewujudkan apa yang perlu diperkuat,” jelas guru besar Fakultas Hukum UMI tersebut.

Ketua Pengurus Yayasan Wakaf UMI, Prof Masrurah Mokhtar, mengatakan masyarakat menginginkan hal terbaik untuk bangsa. Namun cara menyampaikan kebaikan itu berbeda-beda.

Baca juga: Bupati Gowa Husniah Talenrang Raih Gelar Doktor di UMI Makassar

“Kami sendiri dari UMI merasa terpanggil, kita harus menjadi mediator. Sebagai wadah untuk mendengarkan dan menampung aspirasi,” kata Prof Masrurah Mokhtar.

Ketua Pembina Yayasan Wakaf UMI, Prof Mansyur Ramly, menekankan Indonesia adalah bangsa besar dihadapkan pada berbagai ujian.

Sebagai perguruan tinggi, UMI harus bekerja sama menemukan solusi atas masalah masyarakat.

“UMI sebagai universitas salah satu tinggi harus memperjuangkan kepentingan masyarakat,” tutur Prof Mansyur Ramly.

 Maklumat UMI

UMI mengajak seluruh komponen bangsa, khususnya mahasiswa dan generasi muda, menyuarakan aspirasi serta memperjuangkan kepentingan rakyat secara arif, bijaksana, dan beradab, berlandaskan nilai agama, budaya, serta kearifan lokal Bugis-Makassar yang menjunjung tinggi siri' na pacce (harga diri dan solidaritas).

UMI menegaskan pentingnya perjuangan intelektual dan kemanusiaan melalui cara damai, dialogis, dan konstruktif agar melahirkan solusi membangun dan tidak menambah masalah bagi bangsa.

UMI mengimbau mahasiswa dan masyarakat menolak segala bentuk kekerasan dan tindakan anarkis yang menimbulkan luka, kerugian, dan mengaburkan nilai luhur perjuangan.

UMI meyakini keberkahan perjuangan hanya hadir bila ditempuh dengan jalan sesuai ajaran Islam, nilai moral universal, dan hukum yang berlaku, sehingga menghasilkan perubahan bermartabat dan diridai Allah SWT. (*)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved