Pemkot Makassar

Fakta Baru, Koslan ASN yang Bolos Kerja Selama Enam Bulan Berniat Hengkang dari Pemkot Makassar

Kepala Bidang Kinerja, Badan Kepegawaian dan Pengelolaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Makassar Rosnaidah membeberkan Koslan pernah berniat pindah.

Penulis: Siti Aminah | Editor: Sukmawati Ibrahim
Fakta Baru, Koslan ASN yang Bolos Kerja Selama Enam Bulan Berniat Hengkang dari Pemkot Makassar
dok tribun-Timur/fb
Kantor Balai Kota Makassar jl Ahmad Yani, Makassar

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kepala Bidang Kinerja, Badan Kepegawaian dan Pengelolaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Makassar Rosnaidah membeberkan bahwa Koslan pernah berniat ingin pindah.

Koslan merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Makassar yang dikabarkan enam bulan malas ngantor, bahkan sering isi absen tapi tak kelihatan di kantor.

Informasi pengajuan perpindahan Koslan disampaikan oleh beberapa pegawai Pemkot Makassar, termasuk pegawai di Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), tempat Koslan bertugas.

"Tapi informasi katanya yang bersangkutan mengusul pindah. Saya tidak tahu usul pindah kemana, informasi yang saya dengar pernah mau bermohon pindah," ucapnya kepada Tribun-Timur.com, Rabu (11/5/2022). 

Kendati demikian, surat pengajuan perpindahan Koslan belum masuk ke BKPSDM.

Sesuai mekanisme, jika yang bersangkutan ingin pindah maka harus mengurus di BKPSDM.

Itupun harus sepengetahuan Kepala OPD di tempatnya bertugas.

"Kalau mau mengusul kan harusnya ada penyampaian ke kepala SKPD juga, yang jelas kalau yang bersangkutan tidak mengajukan tidak akan diproses," terangnya.

Wacana kepindahan Koslan mencuat usai yang bersangkutan dipanggil BKSPDM untuk menghadap karena malas berkantor.

Ros-sapaannya mengaku sudah memanggil Koslan sebelum puasa, juga sebelum lebaran.

Karena yang bersangkutan bukan kali pertamanya berulah. 

Sebelumnya, Koslan sudah mendapat sanksi ringan atas ketidak disiplinannya sebagai ASN.

Belakangan, ia kembali mengulang hal sama, malas berkantor atau bahkan hanya isi absen lalu meninggalkan lokasi Kantor Balai Kota Makassar.

"Pak Koslan ini sudah pernah dulu waktu masih di dinas lain tidak masuk. Kami panggil, di situ kondisinya beda, pengakuannya tidak cocok dengan atasan," bebernya.

Halaman
12
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved