Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Headline Tribun Timur

Jalur Macet Sepanjang Mudik Lebaran Idulfitri, 1 Juta Orang Diperkirakan Masuk Sulsel

Puncak mudik diperkirakan terjadi Jumat-Sabtu (29-20/4/2022) ini. Warga Makassar berangsur mulai tinggalkan kota.

TRIBUN-TIMUR.COM/EMBA
Kepala Seksi Rencana dan Program Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Makassar, Raflesia Radjuni dan pemudik yang mendatangi posko terpadu di Pelabuhan Soekarno-Hatta, Makassar, Sabtu (23/4/2022) sore 

Ketiga Kapal KM Tilongkabila datang dari Bau-bau dan lanjut ke Bima.
Sebanyak 252 penumpang turun dari kapal ini. 45 lanjut dan 915 naik dari Makassar.

“Kalau kapal KM Bukit Siguntang, belum ada data penumpangnya, karena datang sore hari. Kapal ini akan lanjut besok,” kata seorang petugas di Pelabuhan, Iskandar.

Kapal tersebut datang dari Balikpapan dan juga menurunkan ratusan penumpang.

Namun data tersebut belum terekap hari ini.
Kepala Bidang Perencanaan dan Pembangunan Kantor Otoritas Pelabuhan Makassar, Ghoefron mengatakan, sejauh ini fasilitas di pelabuhan dan kapal masih bisa menampung hingga 20 ribu penumpang.

Meskipun diprediksi akan terjadi lonjakan.

“Kapasitas yang kita sediakan di Pelabuhan Makassar cukup besar. Selama kapasitas tersedia kita akan memberikan layanan,” katanya.

Kapasitas yang disediakan di Makassar, kata dia yaitu sekitar 20.683 kapasitas penumpang.

“Tetapi dalam kondisi memaksa jika diizinkan, masih bisa ditambah 10 ribu. Tapi ini di masa pandemi jadi kita kurangi kapasitas penumpang,” katanya.

Untuk kapal Pelni, tersedia 14 unit. Jumlah tersebut mampu menampung sekitar 20 ribu.

Selain itu, juga ada kapal swasta yang beroperasi di Pelabuhan Soekarno Hatta Makassar sebanyak 24 unit.

Dengan jumlah tersebut dapat menampung hingga 25 ribu penumpang.

Dia mengimbau kepada calon penumpang untuk membeli tiket lebih awal.

Hal itu untuk mengantisipasi melonjaknya masyarakat yang membeli tiket jelang lebaran.

“Selain itu, jangan lupa melengkapi vaksin sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” katanya.

Bagi masyarakat yang baru melakukan vaksin pertama, harus menyertakan hasil tes PCR.

Kemudian bagi yang telah melakukan vaksin kedua, hanya hasil tes antigen.
Sementara yang sudah melakukan vaksin booster, calon penumpang tidak perlu melakukan tes PCR maupun antigen.

Baca selengkapnya di HL Tribun Timur edisi Jumat (29/4/2022). (*)

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved