Opini Tribun Timur
Perintah Iqra’ dan Gerakan Perpustakaan
Tahun ini, Hari Buku Sedunia diperingati bertepatan dengan 20 Ramadan. Pertemuan dua momentum ini sangat apik.
Perintah Iqra’ dan Gerakan Perpustakaan
Oleh Hery, S.I.P., M.I.P.
Pustakawan / Alumnus Pasca Sarjana Konsentrasi Perpustakaan dan Informasi Islam UIN Alauddin Makassar
Tahun ini, Hari Buku Sedunia diperingati bertepatan dengan 20 Ramadan. Pertemuan dua momentum ini sangat apik.
Sebab, secara teologis, keduanya memiliki kaitan yang sangat erat. Apalagi, perintah membaca—termasuk objeknya adalah buku--diturunkan tepat pada bulan Ramadan (Al-Alaq : 1-5).
Oleh karenanya, ayat ini mestinya bisa dijadikan sebagai inspirasi dan petunjuk dalam mengampanyekan gerakan membaca buku di sekitar kita. Terkhusus bagi kalangan yang konsen dengan isu perpustakaan.
Esensi Iqra’
Kata Iqra’ (bacalah) yang dimaksud dalam ayat tersebut tidak terikat objeknya. Bisa berupa teks maupun non teks.
Hanya saja, menurut para mufassir, apapun objeknya, membaca seyogyanya melalui sekurang-kurangnya tiga tingkatan.
Tingkatan yang pertama disebut dengan proses membaca seadanya, tanpa berniat untuk mencari tahu seluk-beluk maknanya hingga ke akar-akarnya.
Tingkatan kedua disebut dengan proses memahami apa yang dibaca. Segala bacaan yang telah ditelaah, sedapat mungkin difahami maksud dan tujuannya.
Tingkatan selanjutnya adalah proses mengamalkan apa yang dibaca. Fase ini merupakan tingkatan tertinggi, lantaran menimbulkan efek sosial di tengah kehidupan masyarakat secara nyata.
Tingkatan-tingkatan membaca inilah yang sering kali luput dari perhatian para pegiat perpustakaan, dalam menumbuhkan budaya gemar membaca di tengah masyarakat.
Sehingga, mereka pun kerap menganggap bahwa tugas perpustakaan hanya sampai pada tahap mengajak masyarakat untuk membaca, tanpa peduli apakah yang dibacanya itu difahami ataupun diamalkan dalam kehidupan realita.
Eksternalisasi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Hery-SIP-MIP-Pustakawan-Alumnus-Pasca-Sarjana-UIN-Alauddin-Makassar.jpg)