Mau Dilaporkan ke KPK jika ada ASN Luwu Timur yang Menerima Hadiah Bingkisan saat Lebaran

Surat edaran bupati ini memuat lima poin penting untuk seluruh ASN/pegawai dalam lingkup OPD Pemkab Luwu Timur yaitu:

Penulis: Ivan Ismar | Editor: Waode Nurmin
dok Kominfo Lutim
Bupati Luwu Timur, Budiman 

TRIBUNLUTIM.COM, MALILI - Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu Timur dilarang menerima hadiah bingkisan saat lebaran.

Menyusul keluarnya surat edaran Bupati Luwu Timur, Budiman nomor: 700/89/BUP tentang pencegahan gratifikasi terkait momen hari raya, diterima TribunLutim.com, Sabtu (23/4/2022).

Adapun surat edaran, tindaklanjut dari surat edaran Ketua KPK RI nomor 09 tahun 2022 tanggal 11 April 2022, tentang pencegahan korupsi dan pengendalian gratifikasi terkait hari raya.

Surat edaran bupati ini memuat lima poin penting untuk seluruh ASN/pegawai dalam lingkup OPD Pemkab Luwu Timur yaitu:

Pertama, nenolak gratifikasi baik berupa uang, bingkisan/parsel, fasilitas, dan bentuk pemberian lainnya yang berhubungan dengan jabatan dan berlawanan dengan kewajiban atau tugasnya.

Apabila menerima gratifikasi berupa bingkisan makanan yang mudah rusak dan/atau kadaluarsa dapat disalurkan sebagai bantuan sosial ke panti asuhan, panti jompo atau pihak yang membutuhkan.

Dengan melaporkan kepada Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG) di Inspektorat Luwu Timur disertai dengan penjelasan dan dokumentasi penerimaannya.

UPG Luwu Timur akan melaporkan rekapitulasi penerimaan gratifikasi kepada KPK dalam jangka waktu 30 hari kerja sejak tanggal penerimaan gratifikasi dimaksud.

Kedua, tidak mengajukan permintaan dana, sumbangan, dan/atau hadiah sebagai tunjangan hari raya (THR) atau dengan sebutan lain.

Baik secara individu maupun mengatasnamakan institusi daerah pada masyarakat, perusahaan, dan/atau ASN/Penyelenggara Negara lainnya baik secara tertulis maupun tidak tertulis;

Ketiga, tidak menggunakan fasilitas kedinasan untuk kepentingan pribadi, seperti menggunakan kendaraan dinas operasional untuk kegiatan mudik.

Serta melakukan tindakan pencegahan korupsi seperti menerbitkan surat secara terbuka yang ditujukan kepada para pemangku kepentingan, agar tidak memberikan gratifikasi dalam bentuk apapun kepada pegawai di lingkungan kerja masing-masing.

Keempat, informasi lebih lanjut terkait mekanisme dan formulir pelaporan atas penerimaan gratifikasi dapat diakses pada tautan https://gratifikasi.kpk.go.id atau menghubungi Layanan informasi publik KPK pada nomor telepon 198.

Dan kelima, pelaporan gratifikasi disampaikan kepada KPK melalui aplikasi pelaporan Gratifikasi Online (GOL) pada tautan http://gol.kpk.go.id surat elektronik di alamat pelaporan.gratifikasi@kpk.go.id atau alamat pos KPK.

Aplikasi pelaporan Gratifikasi Online (GOL mobile) dapat diunduh juga di Play Store atau App Store dengan kata kunci : GOL KPK, Gratifikasi KPK.

Selain itu, dapat menghubungi UPG Luwu Timur pada Inspektorat Luwu Timur dengan mengontak Atira Berahima di 082291488782.

Atau disampaikan kepada Inspektorat Luwu Timur secara langsung dengan menghubungi UPG Luwu Timur.

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved