Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Yusuf Mansur

Isi Lengkap Curhat Ustadz Yusuf Mansur Soal Paytren yang Banyak Digugat Mantan Investornya

Curhatan itu terkait dengan banyaknya gugatan dari para investor atas bisnis paytren yang digagas oleh Yusuf Mansur.

Editor: Muh. Irham
screenshoot video Yusuf Mansur
Ustadz Yusuf Mansur curhat lewat video soal bisnis Paytren yang banyak digugat oleh mantan investornya 

TRIBUN-TIMUR.COM - Nama Ustadz Yusuf Mansur mendadak jadi pembicaraan. Sebuah video yang berisi curhatan sang ustadz beredar luas di media sosial.

Curhatan itu terkait dengan banyaknya gugatan dari para investor atas bisnis paytren yang digagas oleh Yusuf Mansur.

Dalam video tersebut, Yusuf Mansur terlihat berbicara dengan penuh emosi. Hal itu lantaran upayanya menyelematkan Paytren digiring sebagoan pihak ke ranah hukum.

Yusuf Mansur mengaku sudah melakukan berbagai upaya untuk mengumpulkan dana tersebut. Nantinya, dana itu akan digunakan untuk membenahi bisnis aset manajemennya yang kini tengah digugat sejumlah pihak.

Bahkan, selain bicara dengan nada tinggi, Yusuf Mansur juga tampak menggebrak meja.

Dalam berbagai pemberitaan, ustadz kondang ini tengah sibuk bolak-balik ke sidang pengadilan untuk menghadapi sederet gugatan para mantan investornya.

Ustadz dengan nama asli Jam’an Nurchotib Mansur ini diketahui terlibat dalam bisnis bertajuk Paytren yang ia rintis meskipun kerap menjadi kontroversi publik.

Setelah ditelusuri, ternyata itu adalah video pada 2021.

Paytren Official sempat mengunggah video tersebut pada 26 Agustus 2021.

Berikut ini transkip lengkap video kemaran Yusuf Mansur:

Mansur Ngomong saham, saham, saham... Jangan saham aja, Paytren itu lu urusin. Emang kita lagi ngurusin apa? masuk perusahaan sana, perusahaan sini, sebut perusahaan sana, sebut perusahaan sini, emang buat siapa? Yang saya lakukan sekarang buat Paytren!

Bisa saya ajak ngomong Anda semua, saya butuh duit satu triliun buat ngejagain Paytern, bisa? Mau Anda patungan? Mau?.

Kalau pun mau dan saya terima duit Anda maka saya akan bermasalah hari ini. Maka itulah saya ngamen, saya ngasong, demi siapa? Demi Anda semua!

Bukankah kita butuh dana? Anda tahu untuk menghidupkan satu kota. Silakan tanya teman-teman direksi, untuk menghidupkan satu kota pun Paytren menguasai satu kota, sebutlah kota di mana istri saya lahir, kota Tangerang, kita butuh dana Rp 20 miliar, saudara-saudara.

Hari ini saya berhadapan dengan hukum ini, hukum itu, apakah saya ngadu kepada Anda semua? Dan apa membela saya Anda semua? Anda bersuara ke mana-mana, nggak saya dengar juga tuh.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved