Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Motornya Nyaris Ditabrak, Kakak Beradik di Makassar Parangi Pendengara di Jl Anuang

Kakak beradik di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, ditangkap setelah memanrangi seorang pengendara motor.

Penulis: Muslimin Emba | Editor: Sudirman
polisi
Fian dan Ompeng serta barang bukti parang yang digunakan memanrangi Anto di Jl Anuang, Makassar 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kakak beradik di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, ditangkap setelah memanrangi seorang pengendara motor.

Keduanya, AF alias Fian (25) dan adiknya AL alias Ompeng (21) warga Jl Rappicini, Lorong 9, Makassar.

Sementara korban pemarangan, FE alias Anto (25) warga Jl Maccini Gusung.

Baca juga: Tolak Presiden 3 Periode, Mahasiswa UMI Makassar Minta Pemerintah Urus Kelangkaan Minyak Goreng Saja

Baca juga: Dalam Sepekan Dua Warga Makassar Ditembak, Prof Marwan: Ini Harus Diungkap, Jangan Sampai Jadi Teror

Insiden pemarangan itu terjadi saat Fian dan Ompeng berboncengan melaju di Jl Anuang, Kamis malam.

Disaat yang sama, keduanya berpapasan dengan Anto yang juga mengendarai motor.

Kejadian itu dibenarkan Kasi Humas Polrestabes Makassar, AKP Lando KS saat dikonfirmasi tribun, Jumat (8/4/2022) malam.

"Pengakuan korban (Anto) telah terjadi penganiayaan terhadap dirinya yang dilakukan oleh dua orang laki-laki (Fian dan Ompeng) berboncengan menggunakan motor," kata AKP Lando KS.

"Pelaku lalu memarangi leher korban satu kali lalu memarangi lagi lengan korban sebelah kiri satu kali. Korban tidak mengetahui penyebab pelaku sehingga diparangi," sambungnya.

Anti yang terluka pun dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan dan melaporkan kejadian itu ke Polsek Mamajang.

Atas laporan Antio, Tim Opsnal Polsek Mamajang yang dipimpin Kanit Reskrim Iptu Amiruddin pun melakukan pengejaran terhadap pelaku.

Alhasil, kedua pelaku yang merupakan saudara adik-kakak berhasil diringkus di Jl Onta Baru.

Hasil interogasi Fian, ia mengaku aksi pemarangan itu dilakukan lantaran ia terlibat cekcok dengan Anto.

Cekcok tersebut dipicu motor yang dikendarai Anto hendak menabrak motor yang dikendarainya.

"Hasil interogasi, menurut Fian awalnya dirinya berboncengan sepeda motor dengan adiknya Ompeng, namun tiba-tiba korban (Anto) yang juga mengendarai motor berhenti dan hendak menabrak korban sehingga terjadi pertengkaran dan perkelahian," ungkap Lando.

Saat perkelahian Fian dan Anto berlangsung, sang adik Ompeng tidak tinggal diam.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved