Opini Tribun Timur
Menikmati Berkah Bulan Ramadan
Bulan Ramadhan adalah bulan yang agung di dalamnya terjadi dinamika penuh berkah bagi manusia lahir dan bathin.
Oleh Abdul RahmanS.Pd.I
Wakil Rais Suriah Forum Santri Nasional Kota Makassar
Bulan Ramadhan adalah bulan yang agung di dalamnya terjadi dinamika penuh berkah bagi manusia lahir dan bathin.
Sungguh merugilah apabila keberkahan bulan Ramadhan berlalu tanpa kita nikmati, hingga kita mencapai tujuan menjadi manusia yang bertaqwa.
Siang malam Bulan Ramadha telah diatur secara spesifik oleh Allah SWT di dalam Al Qur’anul Kariim.
Sehingga seluruh amalan yang hamba Allah amalkan, merupakan aktualisasi dari petunjuk Allah SWT di dalam Alqur’an.
Di malam harinya kita berniat berpuasa, keesokan harinya karena Allah dan selanjutnya mempersiapkan diri pada saat sahur dengan makanan dan minuman secukupnya.
Sahur dianjurkan sekaligus didalamnya ada berkah.
Keberkahan sahur manakala kita makan dan minum untuk mempersiapkan diri menjalankan perintah Allah.
Yakni berpuasa merupakan amalan hidup bahwa seluruh energy yang ada di dalam diri manusia, hanya dipersiapkan untu kmenjalankan perintah Allah dibarengi niat karena Allah
Kalau keberkahan ini kita nikmati dan rasakan dalam Bulan Ramadhan, maka energi yang ada di dalam diri kita hanya untuk menjalanka perintah Allah SWT.
Selanjutnya keberkahan itu berlanjut pada saat tiba waktu Imsyak yakni menahan diri dari segala yang membatalkan puasa hingga saat berbuka puasa.
Pada saat imsyak itulah manusia berhenti berhubungan dengan sumber penciptaannya yang ada di langit dan di bumi berupa air dan makanan.
Sehingga yang eksist dalam diri manusia dan yang membuatnya bertahan tanpa harus makan dan minum yakni unsur Ruh yang ditiupkan di dalam diri manusia dalam proses penciptaannya.
Keberkahan ini adalah momentum paling penting di dalam kehidupan manusia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/abdul-rahman-wakil-rais-suriah-forum-santri-nasional-sulawesi-selatan.jpg)