Pemkot Makassar

APBD Pemkot Makassar di Tahun 2023 Diproyeksi Capai Rp4,3 Triliun

Pemerintah Kota Makassar melakukan musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Kepala Daerah (RKPD) Makassar tahun 2023.  

Penulis: Siti Aminah | Editor: Sukmawati Ibrahim
SITI AMINAH/TRIBUN TIMUR
Musrembang Pemkot Makassar di Hotel Claro. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pemerintah Kota Makassar melakukan musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Kepala Daerah (RKPD) Makassar tahun 2023.

Kegiatan berlangsung di Hotel Claro Makassar Jl AP Pettarani.

Acara dihadiri oleh seluruh SKPD Pemkot Makassar dan jajaran Forkopimda Makassar.

Musrenbang dibuka langsung oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan dan Penelitian Daerah (Bappelitbangda), Sulsel Andi Darmawan Bintang.

Pembahasan dalam Musrenbang RKPD ini adalah menyepakati program, kegiatan, pagu indikatif, indikator dan target kinerja serta lokasi kegiatan.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Makassar Helmi Budiman mengatakan, ada 2561 usulan yang dihimpun dari kegiatan musrenbang di 15 kecamatan.

"Usulan Musrenbang dari 15 kecamatan dan 153 kelurahan total 2561 usulan," ucap Helmy di Hotel Claro, Jumat (25/3/2022).

Usulan terbesar lebih banyak ke porsi kecamatan yakni 1.611 usulan.

Helmy menjelaskan, usulan tersebut dibagi dua yakni terkait usulan dana sektoral (OPD) dan dana kelurahan.

"Usulan tersebut dibagi sesuai kewenangannya, ada yang OPD dan kelurahan," jelasnya.


Untuk dana kelurahan diproyeksi mengalami penambahan, dari Rp150 juta menjadi Rp500 juta.

Secara keseluruhan, APBD Pemkot Makassar pada 2023 diproyeksi mencapai Rp4,3 triliun.

Terdiri dari 69 persen atau Rp3,3 triliun belanja operasi, 29 persen atau Rp1 triliun belanja modal, serta 2 persen atau Rp50 miliar belanja tak terduga (BTT).

Alokasi anggaran OPD tertinggi tetap di Dinas Pendidikan yakni 20,17 persen.

Disusul Dinas Kesehatan 13,76 persen, Dinas Pekerjaan Umum (PU).

Terkait gambaran programnya kata Helmy, tidak jauh dari empat isu yakni produktivitas, kesejahteraan, belanja tranformasi digital, dan infrastruktur.

"Anggarannya sama dengan tahun ini,  kita sudah memetakan untuk belanja kita, kita sudah beri porsi," pungkasnya. (*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved