Kesehatan

Inilah Tanda-tanda Seseorang Mengalami Penggumpalan Darah di Otak

Agar terhindar dari penyakit mematikan ini, ada baiknya Anda megetahui tanda-tanda jika terjadi penggumpalan darah di otak.

Editor: Muh. Irham
kompas.com
Ilustrasi penggumpalan darah di otak 

TRIBUN-TIMUR.COM - Penggumpalan darah di otak kadang tidak disadari. Padahal, penyakit ini bisa menyebabkan kondisi fatal seperti stroke dan bisa mengancam jiwa jika terlambat ditangani.

Agar terhindar dari penyakit mematikan ini, ada baiknya Anda megetahui tanda-tanda jika terjadi penggumpalan darah di otak.

Penggumpalan darah di otak bisa terjadi ketika ada sumbatan darah yang tidak mengalir lancar ke otak. Dilansir dari Narayana Health, darah di dalam tubuh mengandung unsur penting seperti sel, nutrisi, gas, dan protein.

Ketika ada sumbatan atau rintangan pada alirannya, darah bakal menggumpal dan membentuk trombus (darah beku yang rawan menyumbat pembuluh darah).

Gejala pembekuan darah di otak tak hanya sakit kepala. Penderita juga bisa merasakan gangguan penglihatan sampai koordinasi tubuh.

Cek Fakta Tak hanya berhenti di situ, darah beku tersebut bisa pecah dan membentuk kepingan darah beku (embolus) yang rentan menyumbat cabang-cabang pembuluh darah.

Apabila penggumpalan darah di otak cukup besar, pasokan darah yang mengarah ke organ vital ini bisa terhambat dan memicu stroke.

Kondisi ini apabila tidak segera ditangani bisa membuat jaringan otak rusak. Dikutip dari Radiology Info, penggumpalan darah tak hanya bisa terjadi di otak.

Kondisi sejenis juga bisa muncul di kaki dan lengan, jantung, paru-paru, atau perut. Efek penggumpalan darah pada tubuh tersebut, tergantung lokasi dan tingkat keparahannya.

Penderita penggumpalan darah di otak bisa mengalami berbagai tanda gejala stroke, seperti:

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved