Kesehatan
Inilah Tanda-tanda Seseorang Mengalami Penggumpalan Darah di Otak
Agar terhindar dari penyakit mematikan ini, ada baiknya Anda megetahui tanda-tanda jika terjadi penggumpalan darah di otak.
- Mudah tersedak
Pembekuan darah yang menyumbat aliran darah di otak juga bisa menghambat kemampuan orang dalam menelan makanan dan minuman.
Akibatnya, orang jadi gampang tersedak.
- Sakit kepala parah
Sakit kepala parah yang terjadi mendadak atau secara tiba-tiba tanpa sebab jelas juga perlu diwaspadai. Terutama jika sakit kepala ini diikuti gejala lain seperti pusing, ingin muntah, dan kejang.
- Salah satu sisi tubuh lumpuh
Efek penggumpalan darah di otak yang parah bisa menyebabkan kelumpuhan, terutama di salah satu bagian tubuh.
Misalkan mulut terlihat pencong, salah satu kaki dan lengan lumpuh atau tidak bisa digerakkan. Jika muncul beberapa tanda penggumpalan darah di otak di atas, segera bawa penderita ke rumah sakit.
Penanganan medis yang tepat dan cepat dapat menyelamatkan nyawa penderita dan mencegah kerusakan otak semakin parah.
Cara mendeteksi penggumpalan darah di otak
Penderita yang merasakan tanda penggumpalan darah di otak biasanya dianjurkan menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan, seperti:
- Pemeriksaan fisik untuk memantau kondisi tekanan darah, detak jantung, koordinasi tubuh, mata, dan fungsi otak
- Pemindaian atau CT scan untuk melihat ada tidaknya pengumpalan darah di otak atau penyumbatan aliran darah di otak
- Pemeriksaan angiografi serebral dengan sinar-X untuk melihat ada tidaknya penyumbatan pembuluh darah di otak
- Pemeriksaan ultrasonografi untuk melihat ada tidaknya penggumpalan darah dari pembuluh darah lain yang menyebar ke otak
Jika dideteksi ada tanda penggumpalan darah di otak, dokter biasanya segera menyelamatkan pasien dengan merekomendasikan pengobatan atau tindakan medis lain untuk menghilangkan pembekuan darah di otak.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/ilustrasi-penggumpalan-darah.jpg)