Meninggal Saat Urus KTP
Warga yang Meninggal di Kantor Disdukcapil Bulukumba Baru Sepekan Pulang dari Malaysia
Amiluddin melakukan perekaman e-KTP dibantu oleh iparnya bernama Suryaningsih.
Penulis: Firki Arisandi | Editor: Saldy Irawan
TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Amiluddin menghembuskan nafas terakhirnya, usai melakukan perekaman e-KTP, di Kantor Disdukcapil Bulukumba, Selasa (15/3/2022) sore.
Amiluddin melakukan perekaman e-KTP dibantu oleh iparnya bernama Suryaningsih.
Pria kelahiran 1967 itu, mengurus e-KTP untuk pendaftaran jaminan kesehatan di Kantor BPJS Kesehatan Bulukumba.
Pasalnya, ia bakal menjalani operasi di RSUD Sulthan Dg Radja Bulukumba akibat sakit yang dideritanya.
Sebelumnya, Amiluddin memang sempat di rawat di rumah sakit.
Suryaningsih menceritakan, Amiluddin baru lebih sepekan berada di Kabupaten Bulukumba.
Ia baru kembali ke kampung halamannya di Lingkungan Barang, Kelurahan Tanah Jaya, Kecamatan Kajang, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Sebelumnya, ia merantau di negeri jiran, Malaysia.
"Sebenarnya sudah pernah di rawat di rumah sakit, karena diberikan waktu oleh dokter untuk persiapan operasi," jelas dia.
"Tapi tidak punya KTP, makanya saya bawa ke Capil untuk bantu," tambahnya.
Sebelumnya, kantor Disdukcapil Bulukumba berubah menjadi haru, Selasa (15/3/2022) sore.
Pasalnya, seorang pria bernama Amiluddin, menghembuskan nafas terakhirnya di Kantor Disdukcapil.
Sebelumnya, ia datang untuk melakukan perekaman e-KTP.
Salah satu warga di lokasi kejadian, Wahyudi, menjelaskan, bahwa Amiluddin menghembuskan nafas terakhirnya di atas mobil pelayanan capil.
"Di atas mobilki meninggal waktu sementara perekaman. Waktu datang di capil memang agak lesu kelihatannya," kata Akbar. (TribunBulukumba.com)
Laporan Wartawan Tribun Timur, Firki Arisandi