Makassar Metaverse
Danny Pomanto Jadikan Sistem Sombere & Smart City Sebagai Paltform Makassar Metaverse
Penerapan Metaverse sekaligus ditujukan untuk mengupdate data termasuk memformat kembali data lama.
Penulis: Siti Aminah | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Wali Kota Makasar Moh Ramdhan Pomanto menyebut platform yang akan digunakan untuk merambah ke dunia metaverse adalah platform sombere and smart city.
Danny menjelaskan, Makassar sudah punya sistem Teknologi Informasi (IT).
Yakni dengan dukungan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), dan big data.
Paltform tersebut kata Danny sisa dibenahi, diperbaiki big datanya.
Penerapan Metaverse sekaligus ditujukan untuk mengupdate data termasuk memformat kembali data lama.
"Itu Metaverse real data yang bisa dilihat lewat virtual, tiga dimensi, tinggal kita transformasikan data tadi dalam kenyataan," ucap Danny, Selasa (15/3/2022).
Karena itu, anggaran untuk membuat metaverse telah tersedia dalam pengembangan sombere and smart city.
"Kita sudah punya anggaran, nanti besarannya kita konsultasikan sejauh mana kita akan mengikuti hal-hal yang fundamental dulu," kata Danny Pomanto
Danny menjelaskan, dasar pembangunan metaverse masuk dalam pembangunan city branding.
Menurutnya, metaverse adalah salah satu strategi yang paling baik dan cepat untuk membangun city branding Makassar.
"Kota yang city brandingnya kuat, maka dia akan jadi magnet yang kuat. Bagi kota yang magnetnya kuat, maka ekonomi akan tertarik di situ," ungkapnya.
Dengan metaverse ini diharapakan pertumbuhan ekonomi semakin meningkat, inflasi bisa terkendali.
"Kita sekarang 4,47 persen dari -2,27 persen. Dengan tingkat inflasi sekitar hampir 3 persen. Kita bangkit 5,7 persen," sebutnya. (*)