Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pembunuhan di Kebun Durian

Pelaku Pembunuhan di Kebun Durian Tomoni Lutim Ditangkap, Ternyata Masih di Bawah Umur

Pelaku pembunuhan bernama Ilham (16) yang menewaskan Kamaruddin (23) ditangkap, Rabu (9/3/2022) dinihari.

Penulis: Ivan Ismar | Editor: Sukmawati Ibrahim
zoom-inlihat foto Pelaku Pembunuhan di Kebun Durian Tomoni Lutim Ditangkap, Ternyata Masih di Bawah Umur
POLSEK MANGKUTANA
Pelaku pembunuhan bernama Ilham (16) yang menewaskan Kamaruddin (23) ditangkap, Rabu (9/3/2022). Kini ia telah diamankan di Polsek Mangkutana, Lutim

TRIBUNLUTIM.COM, MALILI - Pelaku pembunuhan bernama Ilham (16) yang menewaskan Kamaruddin (23) ditangkap, Rabu (9/3/2022) dinihari.

Dari usia pelaku yakni 16 tahun masih tergolong di bawah umur.

Kapolsek Mangkutana AKP Nyoman Sutarja mengatakan, pelaku sudah ditangkap beberapa jam setelah menikam.

Korban tewas ditikam di kebun milik pelaku di Desa Beringin Jaya, Kecamatan Tomoni, Luwu Timur, Selasa (8/3/2022), sekitar pukul 16.00 Wita.

"Pelaku ditangkap di pondok rumahnya, Rabu sekitar pukul 01.00 Wita dinihari," kata AKP Nyoman Sutarja dikonfirmasi TribunLutim.com.

Korban warga Desa Tarengge, Kecamatan Wotu, Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Sedangkan pelaku warga Desa Beringin Jaya, Kecamatan Tomoni, Luwu Timur.

Saat penangkapan kata AKP Nyoman Sutarja, pelaku tidak melakukan perlawanan.

"Jadi saat dilakukan penangkapan, pelaku ini tidak melawan," imbuh kapolsek.

Kronologi

Adik korban, Wahyu mengatakan sebelum kejadian yang menewaskan saudaranya itu.

Korban berenam berjalan kaki untuk mencari durian di lorong SMK Tomoni atau SMK 2 Luwu Timur.

Wahyu juga ikut bersama kakaknya mencari durian saat itu.

Saat korban, Wahyu dan rekannya berjalan, salah satu rekan korban iseng melempar tower dengan batu.

Tower yang dilempar ternyata berada di sekitar kebun terduga pelaku.

Pelaku yang emosi lalu menghampiri korban dan rekannya tersebut. Ilham teriak dan menggertak korban dan rekannya itu.

"Kami jalan pergi cari durian karena dekat ji dari tempat kami dimsitu, pas dijalan teman melempar pakai batu," kata Wahyu kepada wartawan.

Terduga pelaku ini marah dan tidak terima karena ada yang melempar ke arah pelaku saat berada di kebun.

"Tiba-tiba teriak itu pelaku marah, kami minta maaf karena tidak tahu kalau ada orang di dalam," imbuh dia.

Hanya saja, korban ini emosi setelah digertak oleh pelaku. Korban lalu kembali menghampiri pelaku di kebunnya.

Saat korban menghampiri terduga pelaku, ia pun ditikam.

Hanya saja, adik korban belum mengetahui, kakaknya ditikam dengan apa.

Pasca ditikam, korban sempat dilarikan ke Puskesmas Tomoni, kemudian dirujuk ke RSUD I Lagaligo.mSayangnya, nyawa korban tidak tertolong.

Saat ini korban sudah disemayamkan dikediamannya.

Rumah korban di Lorong Lahajji, Dusun Tarengge, Desa Tarengge, Kecamatan Wotu. (*)

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved