Ular Piton Bikin Geger

Bikin Geger, Damkar Parepare Evakuasi Ular Piton Enam Meter di Pasar Senggol

Ular piton bikin geger warga yang tinggal di sekitar pasar senggol, Jalan Pinggir Laut, Kecamatan Ujung Kota Parepare, Sulawesi Selatan.

Penulis: M Yaumil | Editor: Sukmawati Ibrahim
DAMKAR PAREPARE
Ular piton sepanjang enam meter dievakuasi Damkar Parepare, Selasa (8/3/2022). 

TRIBUNPAREPARE.COM, PAREPARE - Ular piton bikin geger warga yang tinggal di sekitar pasar senggol, Jalan Pinggir Laut, Kecamatan Ujung Kota Parepare, Sulawesi Selatan, Selasa (8/3/2022).

Ular tersebut ditemukan oleh warga dini hari tadi.

Kepala Seksi (Kasi) Penyelamatan dan Evakuasi Korban Damkar Parepare, Wahidin Syanur mengatakan informasi didapatkan dari warga sekitar.

"Salah seorang warga memberikan informasi terkait ada ular berukuran besar di tanggul pasar senggol," katanya kepada tribun timur, Selasa (8/3/2022) siang.

Warga dibuat geger akibat penemuan ular piton tersebut.

Damkar langsung menerjunkan sejumlah personil untuk mengevakuasi ular piton itu.

Ular sepanjang enam meter ini diduga terbawa arus hingga tersangkut di tanggul pasar senggol.

"Ular piton ini diduga hanyut terbawa arus dari Kabupaten Pinrang," ujar Wahidin.

"Ular terbawa arus, terus tersangkut di tanggul pasar senggol," jelasnya.

Damkar kesulitan mengevakuasi ular berukuran enam meter tersebut.

Selain itu, ular tersebut melakukan perlawanan terhadap petugas.

"Waktu dievakuasi agak sulit, karena ukuran ular besar dan tidak jinak," tambahnya.

Selanjutnya, kata Wahidin, akan berkoordinasi dengan dinas terkait untuk melepaskan ular tersebut.

"Kami akan lepas liarkan ular tersebut, tentu akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan dinas terkait," imbuh Kasi tersebut.

Damkar Parepare sendiri memiliki aplikasi yang memudahkan pelayanan kepada masyarakat.

Aplikasi SILP4 sendiri terhubung dengan berbagai macam platform digital seperti WhatsApp dan Facebook.

Olehnya itu, dapat memudahkan masyarakat untuk melaporkan suatu peristiwa.

Wahidin mengimbau agar segera melaporkan apabila ada hewan liar yang dapat membahayakan masyarakat. (*)

Laporan Kontributor Tribunparepare.com/M.Yaumil

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved