Wisuda Santri

225 Santri TK dan TPA dari 14 Kecamatan Wisuda di Wajo

Sebanyak 225 santri binaan Taman Kanak-kanak/Taman Pendidikan Alquran (TK/TPA) se Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan (Sulsel) diwisuda, Rabu (2/3/2022).

Hardiansyah Abdi Gunawan
Sebanyak 225 santri binaan Taman Kanak-kanak/Taman Pendidikan Alquran (TK/TPA) se Kabupaten Wajo diwisuda, Rabu (2/3/2022). 

TRIBUNWAJO.COM, SENGKANG - Sebanyak 225 santri binaan Taman Kanak-kanak/Taman Pendidikan Alquran (TK/TPA) se Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan (Sulsel) diwisuda, Rabu (2/3/2022).

Wisuda angkatan ke IV binaan Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Taman Kanak-kanak Alquran (LPPTKA) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Wajo itu berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Wajo.

Para santri tersebut, tersebar di 21 TK/TPA yang ada di 14 kecamatan di Bumi Lamaddukelleng.

"Hari ini, ada 225 santri yang diwisuda, dari 21 TK/TPA yang tersebar di 14 kecamatan, yang merupakan binaan LPPTKA BKPRMI Wajo," kata Ketua BKPRMI Wajo, Agustan Ranreng.

Menurutnya, keaktifan TK/TPA juga tak lepas dari peran dan dukungan Pemerintah Kabupaten Wajo.

"Pemerintah mensupport kegiatan BKPRMI, termasuk kegiatan ini berkolaborasi dengan pemerintah kabupaten," ujarnya. 

Sedianya wisuda IV tersebut digelar pada 2021 lalu, tapi pandemi Covid-19 masih meningkat sehingga ditunda.

"Insya Allah, untuk angkatan kelima nanti kita akan wisuda pada pertengahan 2022 ini," katanya.

Sementara itu, Bupati Wajo, Amran Mahmud sangat mendukung peran aktif BKPRMI Wajo dalam mendidik anak-anak usia dini melalui TK/TPA.

"Kami (pemerintah) hadir mensupport penuh. Bahkan, kami mengeluarkan perbup untuk mengintervensi seluruh pengurus masjid, bukan secara membenahi secara fisik tapi juga agar mampu memakmurkan masjid dan menjadikannya sebagai pusat pendidikan," katanya.

Itu sejalan dengan program gerakan masjid cantik atau Gemantik, yang mana setiap masjid tentunya diharapkan memiliki taman pendidikan Alquran.

"Kita ingin menciptakan generasi penerus yang berwawasan Alquran," tukasnya. 

Terpisah, Ketua DPW BKPRMI Sulawesi Selatan, Hasid Hasan Palogai, sangat mendukung langkah BKPRMI Wajo dalam berkegiatan.

Bahkan, pada 2022 ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan yang memberikan dana hibah kepada BKPRMI Sulsel sebesar Rp5 M untuk guru-guru mengaji, Kabupaten Wajo mendapatkan jatah yang cukup banyak.

"Wajo ini masuk daerah yang kategori memperoleh bantuan sebesar 150 orang, itu berarti 150 juta untuk Wajo," katanya.

Wisuda IV santri itu mengangkat tema membentuk generasi rabbani, berakhlak Qurani, menuju Wajo yang maju dan sejahtera. (*)

Laporan jurnalis Tribun Timur, Hardiansyah Abdi Gunawan

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved