Siapa Anonymous? Kelompok 'Siluman' Bantu Ukraina Serang Balik Rusia, Web Kementerian dan TV Dihapus
Munculnya kelompok peretas Anonymous mengklaim telah berhasil menghapus situs web Kementerian Pertahanan Rusia.
TRIBUN-TIMUR.COM - Konflik Rusia dan Ukraina hingga kini masih berlangsung.
Rusia menyerang Ukraina dengan menggunakan roket hingga terjunkan tentara ke beberapa bagaian.
Invansi Rusia ke Ukraina dan membuat kehebohan dunia.
Saat Rusia fokus menyerang, ternyata ada tim 'siluman' diam-diam menyerang balik.
Sasaran tim siluman adalah situs web Kementerian Pertahanan Rusia.
Secara hitung-hitungan di atas kertas, kemampuan militer Rusia jauh di atas Ukraina.
Namun, Pemerintah Ukraina tak mau menyerah dan terus melakukan perlawanan.
Baca juga: Mengenal Spetsnaz, Pasukan Elite Rusia yang Diterjunkan ke Medan Perang Ukraina
Baca juga: China Terlibat di Perang Rusia Vs Ukraina, Isi Pembicaraan Telepon Presiden Xi Jinping dan Putin
Munculnya kelompok peretas Anonymous mengklaim telah berhasil menghapus situs web Kementerian Pertahanan Rusia.
Kelompok peretas Anonymous mengumumkan di halaman Facebooknya pada 25 Februari.
Kelompok itu telah berhasil menghapus situs web Kementerian Pertahanan Rusia.
Serangan ini bak siluman yang tak terlihat tapi mengganggu.

Saat ini, pengguna internet yang mengakses situs Kementerian Pertahanan Rusia hanya akan melihat halaman web kosong dan berwarna putih.
Sebelumnya, pada sore hari yang sama, akun jejaring sosial perwakilan kelompok peretas ini mengumumkan.
Mereka "Secara resmi memasuki perang dunia maya melawan pemerintah Rusia" dan mengganggu serangkaian situs web sebagai tanggapan atas serangan Rusia terhadap pemerintah Ukraina.
Sekitar 30 menit kemudian, Anonymous mengumumkan mereka telah berhasil menghapus situs resmi stasiun televisi Rusia RT.