Kebakaran di Pinrang

Tinggalkan Dapur Saat Memasak, 2 Rumah Panggung Hangus Terbakar di Desa Bungi Pinrang

Dua rumah panggung habis dilalap api di Desa Bungi, Kecamatan Duampanua, Kabupaten Pinrang, Senin (21/2/2022) pukul 22.15 Wita.

Penulis: Nining Angraeni | Editor: Sukmawati Ibrahim
Warga setempat
Dua rumah panggung habis dilalap api di Dusun Bajeng Kaluku, Desa Bungi, Kecamatan Duampanua, Kabupaten Pinrang, Senin (21/2/2022) pukul 22.15 Wita.   

TRIBUN-PINRANG.COM, PINRANG - Dua rumah panggung habis dilalap api di Desa Bungi, Kecamatan Duampanua, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan (Sulsel), Senin (21/2/2022) pukul 22.15 Wita.

Pemilik rumah tersebut yakni Jumaing (50) dan Laisa (60).

Api pertama kali muncul di rumah Laisa.

Diketahui, saat itu anak dari Laisa yang bernama Ammang (15) sedang memasak di dapur.

Kemudian Ammang meninggalkan dapur dan lupa mematikan kompor.

Sehingga makanan yang di masak hangus dan panci ikut meleleh.

Api pun merambat ke tabung gas dan terjadi ledakan pada tabung. Api dengan cepat merambat kebagian rumah.

Ammang yang melihat kejadian tersebut langsung teriak minta tolong kepada warga setempat untuk memadamkan api

Warga yang mendengar kejadian tersebut langsung menuju TKP memadamkan api dengan alat seadanya.

Karena bagian rumah umumnya terbuat dari kayu sehingga api cepat membesar dan menjalar ke rumah Jumaing.

Dua unit pemadam kebakaran tiba di TKP langsung memadamkan api dan dibantu oleh warga setempat.

Menyusul, dua unit Damkar dari kota tiba di TKP untuk membantu memadamkan api. 

Api berhasil dipadamkan pada pukul 23.15 Wita.

Kapolsek Duampanua, Iptu Mardin mengatakan kejadian tersebut disebabkan kelalaian dari salah satu anak pemilik rumah.

"Iya, kejadiannya semalam. Musibah ini disebabkan kelalaian dari salah satu anak pemilik rumah karena lupa mematikan kompor, " kata Mardin saat dikonfirmasi, Selasa (22/2/2022).

Mardin menuturkan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Namun, kerugian materil ditaksir ratusan juta. 

"Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Untuk kerugian materilnya itaksir Rp400 juta," imbuhnya. (*)

Laporan wartawan Tribunpinrang.com, Nining Angreani.

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved