Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Opini Tribun Timur

Ibu Kota Negara Pindah, Sulawesi Selatan Dapat Apa?

Nusantara terletak di Provinsi Kalimantan Timur, tepatnya di Kabupaten Penajem Paser Utara.

Editor: Saldy Irawan
dok pribadi
Arya Yahya, S.ST, M.Ec.Dev, Statistisi Ahli pada Badan Pusat Statistik Provinsi Sulawesi Selatan 

Arya Yahya, S.ST, M.Ec.Dev
Statistisi Ahli pada Badan Pusat Statistik Provinsi Sulawesi Selatan

Undang-Undang Ibu Kota Negara (IKN) resmi disahkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Nusantara, nama baru ibu kota negara, tengah bersiap menggantikan Jakarta.

Nusantara terletak di Provinsi Kalimantan Timur, tepatnya di Kabupaten Penajem Paser Utara.

Jakarta yang selama ini menjadi Ibu Kota Negara dianggap terlalu berat menampung berbagai persoalan yang semakin hari semakin kompleks, mulai dari kemacetan, persoalan lingkungan, banjir, hingga penurunan muka tanah yang setiap tahun terjadi.

Pemindahan Ibu Kota Negara ke pulau kalimantan juga dianggap sebagai langkah mengurangi "jawa sentris", memang lebih dari 50 persen ekonomi Indonesia selama ini didominasi pulau Jawa.

Wacana pemindahan Ibu Kota Negara sudah menjadi topik hangat yang disampaikan oleh pemerintah dalam berbagai kesempatan selama dua tahun terakhir.

Diskusi dan kajian mendalam terkait lokasi ibu kota, sayembara desain, hingga skema pemindahan pejabat negara dan aparatur sipil negara sudah dilakukan, namun pandemi Covid-19 yang terjadi di awal tahun 2020 membuat progresnya pada saat itu tidak berjalan sebagaimana yang direncanakan.

Pemindahan Ibu Kota Negara akan memberikan efek ekonomi paling besar terhadap Pulau Kalimantan khususnya Kalimantan timur.

Anggaran ratusan triliun untuk pembangunan Ibu Kota Negara akan menjadi investasi yang dirasakan langsung oleh wilayah ibu kota dan sekitarnya.

Lantas, bagaimana dengan Sulawesi Selatan?

Adakah efek ekonomi yang dapat dirasakan? 

Dalam konsep sirkulasi ekonomi, suatu produk akan menjadi input produk yang lain atau menjadi barang yang siap dikonsumsi. Sirkulasi ekonomi memunculkan hubungan atau keterkaitan, baik antar industri, industri dengan pengguna akhir, maupun antar daerah atau wilayah.

Sirkulasi ini akan memunculkan berbagai keterkaitan baik keterkaitan kedepan (forward linkage) maupun keterkaitan kebelakang (backward linkage) yang pada akhirnya memunculkan berbagai multiplier effect dari sebuah investasi atau kegiatan.

Prinsipnya, tidak ada satupun wilayah yang mampu menyediakan rantai produksi sendiri tanpa melibatkan rantai produksi dari wilayah lainnya, termasuk dalam pembangunan Ibu Kota Negara (IKN).

Seberapa besar dampaknya bagi Sulawesi Selatan sangat bergantung pada keterkaitan antar industri ataupun permintaan akhir antara Kalimantan Timur dan Sulawesi Selatan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved