Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Omicron

Perbedaan Gejala Omicron pada Anak-anak, Dewasa Hingga Lansia, 5 Gejala Paling Umum

Sementara 1.247 kasus adalah transmisi lokal, dan yang masih dalam pemeriksaan epidemiologi 253 orang.

Editor: Ansar
GOC
Pasien Covid-19 

Kemenkes juga menganjurkan agar masyarakat yang terpapar tetapi tidak bergejala atau hanya gejala ringan, cukup melakukan isolasi mandiri di rumah atau isolasi terpadu dengan memanfaatkan layanan telemedisin jika tersedia atau dapat melapor ke Puskesmas terdekat.

Baca juga: Dirut RSUD Daya Sebut Hasil PCR Wali Kota Makassar Tak Dicurigai Omicron

Baca juga: Breaking News: Wali Kota Makassar Danny Pomanto Positif Omicron

Adapun Rumah Sakit ditujukan untuk pasien Omicron dengan beberapa kriteria.

Dikutip dari Kompas.com, Senin (7/2/2022), berikut pasien yang bisa melakukan isolasi di Rumah Sakit:

  • Lansia yang memiliki komorbid.
  • Belum divaksinasi.
  • Sesak napas, saturasi di bawah 94 persen.
  • Kondisi rumah tidak memungkinkan karena sulit menghindari pertemuan dengan anggota keluarga lainnya.

Guna menekan lonjakan kasus, dr Nadia menyarankan agar masyarakat tetap waspada dan menjalankan protokol kesehatan yang berlaku.

Selaras dengan anjuran tersebut, dr Erlang Samoedro juga meminta agar masyarakat selalu mengenakan masker serta menjaga jarak.

“Jangan mendekati kerumunan. Sekarang ini banyak terjadi karena orang banyak di tempat-tempat yang berkerumun,” katanya. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Adakah Perbedaan Gejala Omicron pada Anak-anak, Dewasa, dan Lansia?

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved