18 Tahun Tribun Timur
Catatan HUT 18 Tribun Timur: Apa Itu #LokalBercerita?
Kisah insipratif, cerita perjuangan orang biasa, atau duduk soal satu perkara dari kampung, kini jadi kekuatan media.
Penulis: Thamzil Thahir | Editor: Alfian
Kisah seperti ini sebelumnya pernah terjadi.
Di Spanyol, tiga tahun lalu, bocah dua tahun Julen Roselló, juga jatuh dan terjebak di sumur kedalaman 100 meter.
Sebelas tahun lalu, sebanyak 33 penambang selamat setelah terjebak 69 hari di tambang bawah tanah.
Inilah yang kami sebut dengan #lokalbercerita.
Terbaru dan terdekat di sungai Palu, Sulawesi Tengah.
Senin (7/2/2022) malam, Tili (35 tahun), tiga pekan mencoba menangkap dan menyelamatkan #BuayaBerkalungBan.
Kisah Tili, yang membeli 35 ekor ayam dan modal Rp4 juta pun viral di aktivis lingkungan dunia.
Kini, dengan mudah sosok warga kampung mendunia.
Kami menyebutkan hyperlocal.
Content is king.
Di era internet of things ini, semua orang bisa jadi content creator. Individual publisher istilah medianya.
Konten spesifik, khas dari pelosok justru jadi barang langka.
Cerita berbasis lokal inilah tetap jadi konten mahal saat akses internet jadi milik semua warga global.
Kisah insipratif, cerita perjuangan orang biasa, atau duduk soal satu perkara dari kampung, kini jadi kekuatan media.
Detail informasi; dimana, kapan, bagaimana, siapa, dan kenapa yang disajikan media mainstream akan jadi pembeda kami dengan netizen di social media.
Di tahun ke-18 ini, Tribun Timur, kisah lokal, identitas dan budaya lokal jadi konsen konten kami.
Kepentingan publik tetap jadi concern kami.
Kenapa?
Sebab kami percaya cerita lokal adalah kekuatan lokal sekaligus global.
Itu dengan catatan, ceritanya lengkap, tak sumir dan bisa dipertanggungjawabkan ke publik.(*)
Thamzil Thahir
Editor in Chief Tribun Timur
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/foto-thamzil-thahir.jpg)