Tribun Maros
Waspada Cuaca Ekstrem di Maros Hingga 20 Januari, Nelayan Diminta Tak Melaut
Kabupaten Maros diprediksi akan diguyur hujan selama tiga hari kedepan atau hingga Kamis (17/1/2021).
Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Sudirman
TRIBUNMAROS.COM, MAROS - Kabupaten Maros diprediksi akan diguyur hujan selama tiga hari kedepan atau hingga Kamis (17/1/2021).
Hal ini disampaikan Kepala BMKG Stasiun Klimatologi Maros, Rakhmat Prasetia, Kamis (17/01/21).
"Curah hujan tinggi diperkirakan akan terjadi selama tiga hari kedepan terhitung hari Selasa hingga Kamis, 20 Januari," ujar Rakhmat Prasetia, Senin (17/1/2021).
Baca juga: Peringatan Diri BMKG, Cuaca Ekstrem di Sulsel Diprediksi hingga 20 Januari, Makassar Siaga Darurat
Baca juga: Berkendara Saat Hujan Deras, Pengendara Motor di Maros Tertimpa Pohon
Potensi curah hujan tinggi diprediksi memang terjadi mulai Januari hingga Februari.
"Terutama pada dasarian II terhitung tanggal 11- 20 Januari diprediksi terjadi puncak musim hujan," ucapnya.
Namun curah hujan masih dalam tahap kategori menengah.
"Jadi perkiraan curah hujan di bulan Januari di Kabupaten Maros masuk dalam kategori tinggi hingga sangat tinggi. Dengan curah hujan berkisar 301 mm hingga 500 mm," katanya.
Sementara prakiraan curah hujan di Bulan Februari di Kabupaten Maros masuk dalam kategori sedang hingga sangat tinggi atau dengan curah hujan 201 mm hingga 500 mm.
"Jadi karena beberapa faktor atmosfer lebih intensif. Dimana musim hujan yang disertai Fenomena La Nina. Sehingga saat ini intensitas hujan akan bertambah," jelasnya.
Prediksi musim hujan akan berlangsung hingga bulan Maret mendatang.
"Makanya kita imbau agar masyarakat bisa terus update informasi BMKG untuk antisipasi bencana. Karena biasanya saat puncak musim hujan ada beberapa bencana yang perlu diwaspadai itu banjir dan longsor," ujarnya.
Tak hanya itu, gelombang tinggi di perairan sekitar Sulawesi Selatan diperkirakan sekitar 1,25 meter hingga 2,5 meter.
"Kita mengimbau agar para nelayan mewaspadai gelombang tinggi yang akan terjadi besok malam, Rabu, 18 Januari mulai sekitar pukul 20.00 Wita," uajr Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Paotere, Irwansyah Nasution.
Kondisi ini kata dia akan terjadi selama tiga hari kedepan mulai besok malam hingga Kamis, 20 Januari.
"Jadi diperkirakan selat Makassar Bagian Selatan sampai perairan Parepare dan Spermonde Pangkep Bagian Barat itu sekitar tinggi gelombangnya sekitar 1,25 meter hingga 2,5 meter," ungkapnya.