OTT KPK

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata Bereaksi Dugaan Korupsi dan Gratifikasi Mengalir ke Partai

Bupati Penajam Paser Utara, Abdul Gafur Masud bersama bendahara Partai Demokrat Kota Balikpapan, Nur Afifah Balqis

Editor: Muh Hasim Arfah
kompas.com
Wakil Ketua KPK RI, Alexander Marwata dan Bupati Penajam Paser Utara, Abdul Gafur Masud. 

TRIBUN-TIMUR.COM- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Penajam Paser Utara, Abdul Gafur Masud.

Tim KPK menangkap tangan atau Operasi Tangkap Tangan bupati dari Kalimantan Timur atau lokasi Ibu Kota Negara ini.

KPK menangkap Abdul Gafur Masud bersama dengan Bendahara DPC Partai Demokrat Balikpapan, Nur Afifah Balqis.

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata menyebut, Nur Afifah Balqis diduga menampung uang suap dari Abdul Gafur.

Uang tersebut disimpan di rekening milik Nur Afifah Balqis.

 “Tersangka Abdul Gafur diduga bersama tersangka Nur Afifah Balqis, menerima dan menyimpan serta mengelola uang-uang yang diterimanya dari para rekanan di dalam rekening bank milik tersangka Nur Afifah Balqis yang berikutnya dipergunakan untuk keperluan tersangka Abdul Gafur Mas’ud,” kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (13/1/2022) malam.

Baca juga: Siapa Hamdan? Wakil Bupati Penajam Paser Utara Pernah Dilapor oleh Abdul Gafur, Kini Bongkar Fakta

Uang suap tersebut diduga terkait proyek pekerjaan yang ada pada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Penajam Paser Utara dan Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Penajam Paser Utara senilai Rp112 miliar.

Pengadaan proyek tersebut untuk pembangunan proyek multiyears peningkatan jalan Sotek – Bukit Subur dengan nilai kontrak Rp58 miliar dan pembangunan gedung perpustakaan dengan nilai kontrak Rp9,9 miliar.

Menindaklanjuti proyek tersebut, Abdul Gafur diduga memerintahkan tersangka Mulyadi selaku Plt Sekda Kabupaten Penajam Paser Utara; tersangka Edi Hasmoro Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Penajam Paser Utara.

Tersangka Jusmadi selaku Kepala Bidang Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Penajam Paser Utara untuk mengumpulkan sejumlah uang dari para rekanan yang sudah mengerjakan beberapa proyek fisik di Kabupaten Penajam Paser Utara.

Selain itu Abdul Gafur Mas’ud diduga juga menerima sejumlah uang atas penerbitan beberapa perizinan antara lain perizinan untuk HGU lahan sawit di Kabupaten Penajam Paser Utara dan perizinan Bleach Plant (pemecah batu) pada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Penajam Paser Utara.

Saat ini, Abdul Gafur Masud menjadi calon ketua DPD Partai Demokrat Kalimantan Timur.

Baca juga: Ternyata Bupati Abdul Gafur Masud Dilaporkan Seseorang Sebelum OTT KPK, Siapa Whistle Blower Itu?

Ia berhadapan dengan legislator Komisi V DPR RI, Irwan Fecho.

Penetapan keduanya tepat pada Musyawarah Daerah (Musda) V DPD Partai Demokrat yang digelar, Jumat (17/12/2021) di Ballroom Hotel Aston Samarinda.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved