Tribun Makassar

12 Tersangka Dugaan Korupsi RS Batua Makassar Pakai Baju Oranye, Satu Tersangka ke Mana?

Namun dari foto yang diperlihatkan Komang, hanya 12 tersangka yang tertangkap kamera mengenakan baju oranye.

Penulis: Muslimin Emba | Editor: Muhammad Fadhly Ali
Dok Humas Polda Sulsel
Tersangka Proyek Mangkrak RS Batua bakal dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Sebanyak 13 tersangka kasus proyek mangkrak Puskesmas Batua Makassar, dilimpahkan ke Kejaksa Penuntut Umum Kejaksaan Tinggi (JPU Kejati) Sulsel.

Namun dari foto yang diperlihatkan Komang, hanya 12 tersangka yang tertangkap kamera mengenakan baju oranye.

Ke mana satu tersangka lainnya?

Baca juga: Kondisi 13 Tersangka Proyek Mangkrak RS Batua, Dirkrimsus Polda Sulsel: Tidak Ada Penangguhan

Baca juga: Berkas Perkara Korupsi RS Batua Makassar Segera Dilimpahkan ke Kejati, 13 Tersangka Tetap Ditahan

Pelimpahan dilakukan dari Subdit Tipidkor Kriminal Khusus Polda Sulsel ke JPU Kejaksaan Tinggi Negeri Sulsel.

Pantauan pukul 14.00 Wita, di ruang Direktorat Tahanan dan Barang Bukti (Tahti) Polda Sulsel, sejumlah jaksa telah tiba, Rabu (12/1/2021) siang.

Mereka dipimpin Kepala Seksi Penuntutan Bidang Pidana Khusus Kejati Sulsel, Adnan.

Mereka tampak berjalan masuk ke ruang Tahti untuk mengurus berkas administrasi pelimpahan tersangka dan barang bukti (Tahap II).

Selain itu, juga tampak hadir sejumlah pengacara dari beberapa tersangka.

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Komang Suartana membenarkan adanya pelimpahan itu.

"Dugaan tindak pidana korupsi pembangunan gedung Puskesmas Batua Tahap I pada Dinas Kesehatan Kota Makassar yang dibiayai oleh APBD Tahun anggaran 2018," kata Komang dalam keterangan tertulisnya.

Nilai kontrak pembangunan itu lanjut dia, sebesar Rp 25.529.574.842 atau Rp25 milliar lebih.

Para tersangka kata Komang, dijerat dengan Undang-undang Tindak Pidana Korupsi.

"Sebagaimana dimaksud dalam pasal 2 ayat 1 Subsider Pasal 3 Undang-undang No 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi," ujar Komang.

"Sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang No 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-undang No 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Juncto Pasal 55 ayat 1 ke 1E KUHPidana," sambungnya.

Selain itu Komang juga menyertakan 13 inisial para tersangka, AR, SN, MA, FM, HS, MW, AS, MK, AIHS, AEHS, DR, ATR dan RP.(Tribun-Timur.com)

Sumber: Tribun Timur
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved