Imam Masjid di Luwu Dibunuh

Imam Masjid Dibunuh, Kapolres Luwu Minta Semua Masjid Dipasangai CCTV

Semua pengurus masjid di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, diminta agar memasang Closed Circuit Television (CCTV).

Penulis: Chalik Mawardi | Editor: Sudirman
Polres Luwu
Kapolres Luwu, AKBP Fajar Dani Susanto 

TRIBUNLUWU.COM, BELOPA - Semua pengurus masjid di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, diminta agar memasang Closed Circuit Television (CCTV).

Permintaan ini disampaikan Kapolres Luwu, AKBP Fajar Dani Susanto.

Itu setelah imam Masjid Nurul Ikhwan, Kelurahan Senga, Kecamatan Belopa, Yusuf Katubi dianiaya hingga tewas saat hendak salat subuh.

Fajar mengatakan, CCTV yang terpasang di tiap masjid akan sangat membantu.

Baca juga: Belum Percaya Pengakuan Pelaku, Polisi Masih Dalami Motif Pembunuhan Imam Masjid di Luwu

Baca juga: TERUNGKAP, Ini Motif Sehingga Imam Masjid Nurul Ikhwan Luwu Dibunuh Dini Hari

Mengawasi dan mengidentifikasi setiap jamaah atau orang asing yang masuk ke masjid.

Sehingga ketika terjadi hal yang tidak diinginkan, seperti tindak pidana, bisa segera diungkap pelakunya.

"Harapan kita ada CCTV disemua masjid, tapi soal itu kita kembalikan ke pengurus masjidnya masing-masing," kata Fajar, Minggu (2/1/2022).

Ia mencotohkan kasus pengrusakan properti Masjid Syuhada 45 di Lanipa, Desa Bakti, Kecamatan Ponrang Selatan.

Polisi kesulitan mengungkap pelakunya karena minimnya petunjuk.

Sementara itu, Sekretaris Dewan Masjid Indonesia (DMI) Luwu, Andi Baso Akil, mengaku akan segera bersurat ke seluruh pengurus masjid di Luwu.

Meminta pemasangan CCTV, terutama masjid yang ada di sepanjang Jalan Trans Sulawesi.

"Saran yang cukup baik dari kapolres dan kami akan segera bersurat ke seluruh pengurus masjid agar memasang CCTV, utamanya masjid yang ada di pinggir Jalan Trans Sulawesi," katanya.

Dia menambahkan, di Luwu terdapat 958 masjid yang terdaftar di DMI.

Sebagian besar berada di pinggir Jalan Trans Sulawesi.

"Untuk mengantisipasi terjadinya kasus serupa yang dialami imam Masjid Nurul Ikhwan Senga, saya berharap pengurus masjid bisa segera merespon saran dari kapolres memasang CCTV," tuturnya.

Andi Baso Akil juga menyampaikan bahwa, Yusuf Katubi adalah imam tetap Masjid Nurul Ikhwan.

Dia juga merupakan ketua pengurus masjid.

"Almarhum adalah imam tetap, juga ketua pengurus masjid. Saat kejadian pertama kali ditemukan pak Sudirman, imam cadangan dan sudah dimintai keterangan oleh polisi sebagai saksi," katanya.

Ia berharap pelaku ditindak tegas sesuai perbuatannya.

Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved