Breaking News:

Keindonesiaan

Kekerasan Seksual

KEKERASAN seksual semakin memperhatinkan. Beberapa kasus yang muncul dan viral di media sosial akhir-akhir ini

Editor: Sudirman
Kekerasan Seksual
Anwar Arifin Andipate

Anwar Arifin AndiPate

KEKERASAN seksual semakin memperhatinkan. Beberapa kasus yang muncul dan viral di media sosial akhir-akhir ini, seperti kasus ustaz pada sebuah pesantren di Bandung, Jawa Barat, yang “mengerjain” 12 santriwatinya yang masih di bawah umur.

Bahkan sudah ada sanriwati yang melahirkan anak. Hal itu semakin mencoreng dunia pendidikan khususnya pesantrian.

Kasus tersebut tentu bukanlah berita baru. Sebelumya sudah sering meuncul di media sosial dan media massa.

Artinya kekerasan seksual terhadap perempuan seperti tak mengenal jedah.

Sebelum kasus di pesantrian itu, telah terjadi kasus NWR (perempuan) yang bunuh diri dimakam ayahnya, Diketahui NWR mengahiri hidupya, setelah mengalami kekerasan seksual dari pacarnya yang juga anggota kepolisian di Mojekorto, Jawa Timur.

Sebelumnya muncul juga kasus Yuyun pelajar SMP di Bengkulu (2016).

Sudah banyak pelajaran berharga tentang kasus kekerasan seksual bagi perepmpuan, seperti kasus santriwati, NWR, dan Yuyun.

Kasus itu jelas menunjukkan betapa kekerasan seksual yang bentuknya bermacam-macam.

Ada perkosaan dan juga pemaksaan aborsi. Kausus-kasus itu menyentuh kepekaan dan kepedulian kita, terutama negara yang diharap melakukan tindakan nyata mencegah dan mengatasi masalah kekerasan seksual yang tak mengenal jedah itu.

Kasus-kasus tersebut merupakan feomena “gunung es”.

Halaman
123
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved