Tribun Maros
Siswa Le Cendekia Gowa Gelar Program Eduperience, Mengabdi Empat Hari di Desa Terpencil Maros
Sudah dua tahun program Sekolah Alam Le Cendekia Gowa harus tertunda. Hal ini desebabkan karena pandemi Covid-19 mulai melanda negeri ini.
Penulis: Muh. Abdiwan | Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM MAKASSAR - Sudah dua tahun program Sekolah Alam Le Cendekia Gowa harus tertunda.
Hal ini desebabkan karena pandemi Covid-19 mulai melanda negeri ini.
Tahun ini, program Eduperience Vol 3 telah diadakan di Dusun Balocci, Desa Benteng Gajah, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, 6-9 Desember 2021.
Eduperience adalah gabungan dari dua suku kata ‘Education’ dan ‘Experience’.
Program ini diusung sebagai wujud pengabdian siswa-siswi Le Cendekia bersama para pendidiknya untuk datang ke sebuah desa yang serba terbatas dari segi akses internet, listrik, sekolah dan fasilitas umum lainnya.
Para peserta pun diharapkan mampu menimba ilmu sebanyak-banyaknya selama 4 hari dititipkan di rumah orang tua asuh.
Setiap kelompok terdiri dari 5-6 orang anak, lalu kemudian beraktifitas bersama layaknya anak kandung untuk bisa ikut ke sawah, ke kebun, ke kandang ayam, mengambil rumput gajah lalu memberi makan sapi.
Memberi makan ikan lele, mencabut rumput di halaman, membersihkan rumah, membantu berjualan, memasak, mencuci piring, aksi bersih-bersih masjid.
Games bersama siswa SD, dan masih banyak lagi aktifitas tambahan lainnya di sela aktifitas bersama orang tua asuh.
Pada Eduperience kali ini cukup banyak aktifitas program edukasi peserta didapatkan.
Selain beraktifitas di rumah orangtua asuh, antara lain sesi edukasi ‘science and technology’ dengan mengenalkan serta uji praktik langsung proses pengolahan ‘Biogas dari Kotoran Sapi’ menjadi energi terbarukan.
Ini sebagai sumber gas memasak di rumah-rumah warga.
Sesi tersebut dipandu langsung oleh salah seorang Dosen Teknik Mesin Fakultas Teknik Unhas, Asriadi Sakka yang juga pengampu Mata Kuliah Bio-Energi.
“Proses Aplikasi keilmuan energi baru dan terbarukan ini sangat sejalan dengan program edukasi yang siswa/i Le Cendekia harapkan,” ujarnya, Sabtu (11/12)
Para murid belajar langsung di sebuah program binaan Pemprov Sulsel sebagai ‘Desa Mandiri Energi’ di kisaran tahun 2014-2018 yang lalu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/para-siswa-sekolah-alam-le-cendekia-gowa-mengikuti-program-eduperience-vol3.jpg)