Obat Tidur
Jenis-jenis Obat Tidur yang Banyak Dijual di Apotek, Tak Perlu Resep Dokter
Beberapa orang mengalami kesulitan tidur saat malam hari. Tentu saja hal itu akan menimbulkan beberapa gangguan kesehatan
Kapan obat susah tidur bisa dikonsumsi?
Biasanya, seseorang dengan insomnia akut disarankan untuk minum obat tidur tepat sebelum waktu tidur yang diinginkan. Baca petunjuk dokter pada label resep pil tidur jika ingin mengonsumsinya.
Intruksi pada label memiliki informasi khusus mengenai pengobatan. Selain itu, selalu sediakan waktu yang cukup untuk tidur sebelum kamu mengonsumsi obat tidur tanpa resep.
Perlu diingat, hindari konsumsi alkohol jika ingin minum obat tidur. Mencampur alkohol dan pil tidur dapat menimbulkan efek penenang tambahan dari keduanya. Tak hanya itu, kombinasi tersebut juga bisa menyebabkan seseorang berhenti bernapas dan berisiko kematian.
Selain alkohol, kamu jika perlu menghindari konsumsi jeruk bali atau jus jeruk saat minum obat tidur. Jenis buah ini dapat meningkatkan jumlah obat yang diserap ke dalam aluran darah dan obat akan bertahan lama di tubuh.
Jika dibiarkan, hal ini bisa mengakibatkan masalah kesehatan berupa sedasi berlebihan. Sedasi sendiri merupakan keadaan hilangnya kesadaran seseorang. Untuk itu, biasakan untuk bertanya dengan apoteker atau dokter sebelum mengonsumsi obat tidur.
Efek samping obat tidur
Pil tidur memiliki efek samping sama seperti kebanyakan obat lainnya. Dokter mungkin dapat memberi tahu tentang kemungkinan efek samping jika menderita asma atau kondisi kesehatan lainnya.
Obat insomnia dapat mengganggu pernapasan normal dan dapat berbahaya bagi orang yang memiliki masalah paru-paru kronis, tertentu asma, emfisema, atau bentuk penyakit paru obstruksi kronik atau PPOK.
Efek samping obat tidur, mungkin termasuk rasa terbakar atau kesemutan, perubahan nafsu makan, sembelit, diare, pusing, kesulitan menjaga keseimbangan, sakit kepala, hingga maag.
Tak hanya itu, efek samping obat tidur lainnya adalah bagian tubuh bergetar tidak terkendali, perlambatan mental, dan kelemahan.
Penting untuk mewaspadai kemungkinan efek samping sehingga harus segera menghentikan penggunaan obat susah tidur dan hubungi dokter untuk menghindari masalah kesehatan serius.
Efek samping obat insomnia yang lebih kompleks
Beberapa jenis obat tidur memiliki efek samping yang berpotensi berbahaya, termasuk parasomnia. Parasomi sendiri merupakan gerakan, perilaku, dan tindakan yang tidak dapat dikenalikan seperti berjalan dalam tidur.
Selama parasomnia, kamu akan tertidur dan tidak menyadari yang telah terjadi. Parasomi dengan pil tidur adalah perilaku yang kompleks dan mungkin termasuk makan saat tidur, menelepon, atau berhubungan seks dalam keadaan tidur.
Mengemudi dalam keadaan tidur juga dapat terjadi sebagai efek samping yang cukup serius. Meskipun jarang, masalah parasomnia ini sulit dideteksi begitu obat insomnia sudah mulai bekerja.(*)