Jenderal M Jusuf
Kisah Jenderal M Jusuf yang Lolos dari Berondongan Peluru Pasukan Andi Selle di Pinrang
Pasukan M Jusuf terlibat pertempuran hebat dengan sesama pribumi yang dipimpin oleh Andi Selle di Kabupaten Pinrang
Kahar merupakan pemimpin Tentara Islam Indonesia/Darul Islam (TII/DI) Sulsel.
Akibat kekecewaannya terhadap Pemerintah Indonesia, dia memutuskan bergabung dengan NII Kartosuwiryo.
Akan halnya Andi Selle, dia menjadi tuan tanah di Mandar.
Dia mengeruk keuntungan dengan menjadi ‘raja lokal’.
Ia juga berusaha mengendalikan perdagangan yang cara-caranya itu berseberangan dengan kebijakan pemerintah pusat.
Jusuf menoleh kepada Danyon 330 Siliwangi Himawan Susanto.
Dia meminta Himawan menyiapkan anak buahnya.
“Pertemuan ini dipersiapkan Letkol Eddy Sabara, Komandan Brigif 011, namun saya tidak tahu pasti bagaimana kelanjutan dari pertemuan ini.
Karena itu siapkan satu kompi 330 untuk pengamanan,” kata Jusuf.
Pada Minggu, 5 April 1964, Jusuf berangkat ke Pinrang dikawal satu peleton dari Kompi E/330.
Sebelum berangkat, komandan kompi telah mempersiapkan 10 prajurit terbaik untuk menjadi pengawal pribadi Panglima TNI kelahiran Kajuara, Bone tersebut.
Menurut Atmadji, lokasi perundingan itu di sebuah bangunan Bulog di Desa Leppangeng.
Ketika Kompi E/330 tiba di lokasi ada ratusan orang berseragam hijau dan bertopi baja sudah menunggu di sepanjang jalan.
Mereka ternyata tentara Andi Selle.
Pasukan Siliwangi yang hanya satu kompi ditambah sejumlah kecil pasukan Raiders dari Kodam Hasanuddin akhirnya berbaur.