Breaking News:

Banjir Soppeng

Kapolres Soppeng Minta Warga Waspada Banjir Susulan

Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Soppeng mengakibatkan banjir di sejumlah daerah. Ada 4 kecamatan yang terdampak banjir

Polres Soppeng
Banjir di Kabupaten Soppeng, Senin (6/12/2021) 

TRIBUNSOPPENG.COM, LALABATA - Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan sejak Minggu (5/12/2021) hingga Senin (6/12/2021) mengakibatkan banjir di sejumlah daerah.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Soppeng mencatat, ada 4 kecamatan yang terdampak banjir, yakni Kecamatan Lalabata, Kecamatan Ganra, Kecamatan Donri-donri, dan Kecamatan Marioriawa.

Sejumlah ruas jalan sempat tergenang banjir dan tak bisa dilalui. Namun, informasi dari Kapolres Soppeng, AKBP Moh Roni Mustafa menyebutkan, bahwa tak ada ruas jalan yang putus dan tak bisa dilalui kendaraan.

"Alhamdulillah, masih normal (jalanan)," katanya, saat dikonfirmasi tribun-timur.com.

Sebelumnya, jalan penghubung Soppeng-Sidrap di Desa Donri-donri tergenang banjir akibat luapan Sungai Paddengeng, dikabarkan tak bisa dilalui kendaraan.

Selain itu, jalan penghubung Soppeng-Wajo di Desa Belo, juga tergenang banjir akibat luapan Sungai Belo, dikabarkan tak bisa dilalui kendaraan.

Meski demikian, Roni Mustafa tetap meminta warga untuk waspada banjir susulan. Mengingat, kondisi cuaca yang tak menentu dan hujan masih mengguyur.

"Kapolsek yang wilayahnya rawan terjadi bencana angin puting beliung diminta memberikan penerangan kepada masyarakat di wilayahnya agar waspada terhadap kemungkinan terjadinya bencana alam susulan," katanya.

Banjir terjadi sekitar pukul 10.00 Wita. Akibatnya, dua rumah panggung hanyut dan hancur terbawa arus banjir, di Kelurahan Ompo, Kecamatan Lalabata.

Rumah panggung tersebut adalah milik Laupe dan Herman. Rumahnya hanyut beserta seluruh perabotan yang ada di dalamnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved