Opini Tribun Timur
Bencana Komunikasi
Bagi seorang penikmat ilmu komunikasi mengatakan bahwa ‘dengan komunikasi dapat mengubah dunia’ menjadi apa yang kita inginkan.
Abdul Gafar
Dosen Ilmu Komunikasi Unhas Makassar
Bagi seorang penikmat ilmu komunikasi mengatakan bahwa ‘dengan komunikasi dapat mengubah dunia’
menjadi apa yang kita inginkan.
Ini bukanlah sebuah adagium kosong. Komunikasi telah mengisi relung-relung kehidupan manusia di manapun berada dalam posisi dan status yang berbeda-beda.
Komunikasi dapat mengeratkan hubungan antara sesorang, kelompok, organisasi hingga negara. Tetapi komunikasi pun dapat menghancurkan tatanan yang baik hingga terjadi perpecahan, permusuhan
hingga saling bunuh.
Fakta tentang kehebatan komunikasi tidak dapat disangkali adanya. Baik itu di negeri orang yang jauh di sana, maupun yang terjadi di negeri kita.
Pekan lalu, dilakukan sebuah seminar nasional yang mengusung tema ‘Penguatan Mitigasi Bencana dalam
Kurikulum Ilmu Komunikasi’.
Kegiatan ini berlangsung di Gedung Ipteks Universitas Hasanuddin, Makassar.
Seminar ini dirangkaikan pelantikan Pengurus Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (ISKI) serta Asosiasi
Pendidikan Tinggi Ilmu Komunikasi (ASPIKOM) untuk wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, dan Sulawesi
Tenggara.
Acara pelantikan pengurus ISKI cabang, Ketua Umum ISKI Pusat didampngi Prof. Dr.Andi Alimuddin Unde, MSi.
Sedangkan untuk pengurus ASPIKOM cabang, Ketua Umum ASPIKOM didampngi Dr. Iqbal Sultan, MSi. Narasumber dalam seminar tersebut yakni Ketua Umum ISKI Pusat Dr. Dadang Rahmat Hidayat, S.Sos, SH, MSi.
Ketua ASPIKOM Pusat Dr. Muhammad Sulhan, Dr. Syamsu Rizal, MSi Ketua PMI Makassar,
serta Dr. Muh. Akbar, MSi Korwil ASPIKOM Sulawesi Selatan dengan moderator Dr. Iqbal Sultan, MSi.
Peserta seminar tersebut hampir memenuhi seluruh isi kursi gedung Ipteks Unhas.
Suasana seminar berlangsung dalam suasana akrab dipenuhi canda-canda segar dari narasumber dan moderator.
Banyak negara di dunia selalu dilanda bencana termasuk di negeri ini. Oleh karena itu, perlu adanya penyadaran dini dari seluruh warganegara termasuk negara bagaimana menghadapi keadaan jika terjadi bencana.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/abdul-gafar-1-11102021.jpg)