Breaking News:

Tribun Sinjai

Poros Sinjai-Malino Nyaris Putus Akibat Longsor, Tak Bisa Dilalui Mobil

Sejak tiga hari berturut-turut kampung Kasuruang Desa Arabika diguyur hujan lebat setiap siang hari.

Penulis: Samsul Bahri | Editor: Hasriyani Latif
BPBD Sinjai
Jalan poros provinsi di Dusun Kasuruang, Desa Arabika, Kecamatan Sinjai Barat ke Manipi, Malino longsor, Minggu (28/11/2021). 

TRIBUNSINJAI.COM, SINJAI UTARA - Jalan Poros Sinjai-Malino, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan nyaris putus, Minggu (28/11/2021).

Jalan yang nyaris putus berada di Kasuruang, Desa Arabika, Kecamatan Sinjai Barat.

Jalan tersebut mengalami longsor.

Tanah longsor terjadi setelah desa tersebut diguyur hujan lebat.

Alhasil, jalan tersebut kini tidak bisa dilalui oleh mobil.

Panjang jalan yang mengalami longsor 30 meter dengan lebar 5 meter.

Longsor menghambat akses dari Ibukota Sinjai ke Ibukota Kecamatan Sinjai Barat di Manipi.

"Bahu dan badan jalan longsor untuk sementara tidak bisa dilalui kendaraan mobil karena parah," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sinjai, Budiaman saat tiba di lokasi longsor.

Ia memperkirakan tanah di sepanjang jalan tersebut masih berpotensi longsor karena masih labil.

Hingga saat ini Desa Arabika dan Kecamatan Sinjai Barat masih diguyur hujan gerimis.

Kepala Dusun Kasuruang, Gading mengungkapkan bahwa sejak tiga hari berturut-turut kampung itu diguyur hujan lebat setiap siang hari.

"Sudah tiga hari berturut-turut ini pak hujan lebat saat siang dan sore hari," katanya.

Kecamatan Sinjai Barat dan Kecamatan Sinjai Tengah termasuk kecamatan yang paling ekstrem terjadi tanah longsor.

Setiap tahun jalan poros provinsi mengalami longsor.

Pemkab Sinjai menetapkan kecamatan tersebut sebagai kecamatan yang rawan bencana tanah longsor.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved