Breaking News:

Opini Tribun Timur

Mengurai Sistem Ekonomi Kebangsaan NRI

Selama kemerdekaan itu, berbagai kejadian dan persoalan bangsa telah memberi makna tersendiri bagi masing-masing rakyat atau warga negara

Editor: Sudirman
Istimewa
Marsuki (Guru Besar FEB Unhas dan RCE BNI WMK) 

Oleh: Marsuki

Guru Besar FEB Unhas dan Komisaris Independen BSSB

Tidak terasa bangsa Indonesia sudah merdeka lebih dari 75 tahun.

Selama kemerdekaan itu, berbagai kejadian dan persoalan bangsa telah memberi makna tersendiri bagi masing-masing rakyat atau warga negara, baik sebagai individu, kelompok, maupun komunitas.

Oleh karena itu secara umum diperlukan standar yang dapat dijadikan referensi tentang bagaimana makna atau manfaat yang seharusnya dari kemerdekaan tersebut bagi rakyat dan bangsa Indonesia.

Dalam perspektif ekonomi, arti kemerdekaan dibaca sebagai tujuan bernegara, termuat dalam pembukaan dan UUD 1945 serta ideologi negara, Pancasila, yaitu “masyarakat Indonesia yang sejahtera secara material dan non material secara adil yang dapat dipertanggungjawabkan”.

Pertanyaannya, apakah hal tersebut sudah dapat dirasakan oleh sebahagian besar rakyat Indonesia?, sepertinya jawabnya belum, sebab masih banyak rakyat hidup dalam kesulitan, baik dalam arti material maupun non material.

Dalam kaitan itu, berikut akan diuraikan beberapa hal dasar mengenai pemikiran dan harapan yang mungkin diinginkan para pendiri bangsa dalam membangun perekonomian negara dan bangsa Indonesia khususnya.

Pertama, para pendiri bangsa sudah menetapkan bahwa sistem ekonomi di Indonesia seharusnya didasarkan pada nilai-nilai dasar atau ideologis bangsa Indonesia, sesuai landasan idiil dan konstitusional negara, yaitu Pancasila dan UUD 1945.

Oleh karena itu, maka sistem ekonomi Indonesia seharusnya sejalan dengan komponen nilai-nilai aspek kehidupan masyarakat yang ada dan berlaku terutama aspek politiknya yang didasarkan pada prinsip “musyawarah” untuk mewujudkan “keadilan”, termasuk aspek sosial budaya yang didasarkan pada prinsip “gotong royong”.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved