Breaking News:

Arteria Dahlan

Wanita yang Cekcok dengan Arteria Dahlan Ternyata Istri Brigjen Zamroni, Diungkap Ketua DPRD DKI

Identitas wanita yang cekcok dengan Arteria Dahlan di Bandara Soekarno-Hatta, mulai terungkap.

Editor: Muh. Irham
tribunnews.com/instagram Ahmad Sahroni
Rekaman perseteruan antara seorang wanita yang mengaku anak Jenderal TNI dengan ibunda dari Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PDIP, Arteria Dahlan (kanan), beredar di media sosial. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Identitas wanita yang cekcok dengan Arteria Dahlan di Bandara Soekarno-Hatta, mulai terungkap.

Ketua DPRD DKI Jakarta yang juga rekan Arteria di PDIP, Prasetio Edi Marsudi mengatakan, wanita tesebut bukan anak jenderal TNI bintang tiga, melainkan kerabat Brigadir Jenderal TNI Muhammad Zamroni.

Prasetio mengatakan, ia sempat ditelepon oleh Brigjen TNI Muhammad Zamroni, Minggu (21/11/2021) petang.

"Saya cerita. Waktu hari Minggu kira-kira jam 18.30 WIB, saya nggak tahu nomor telepon siapa, tiba-tiba nelepon saya. Karena saya nggak punya beban di kehidupan saya, jadi saya angkat nomor telepon ini. 'Mas, saya Zamroni. Mantan Dandim Jakarta Pusat'," kata Prasetio di DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (23/11/2021).

Prasetio awalnya menanyakan maksud dan tujuan jenderal bintang satu TNI itu meneleponnya. Prasetio lalu dimintai tolong menjadi penengah dengan keluarga Arteria.

"(Saya bertanya) 'Eh, apa kabar, Mas? Sekarang di mana?'. 'Saya di BIN' katanya (Zamroni). 'Ada apa, kok tumben lu nelepon gua?', kata gua gitu," ujar Prasetio menirukan percakapannya dengan Zamroni.

Zamroni, kata Prasetio, kemudian meminta agar bisa berdamai dengan keluarga Arteria Dahlan. Menirukan Zamroni, Prasetio mengatakan wanita yang mengaku anak jenderal itu hendak meminta maaf.

"'Mas, tolong dong inisiasi saya sama Arteria Dahlan'. Itu aja omongannya. 'Masalah apa?'. 'Ya, mungkin ada senggolan di atas pesawat dengan istri saya'. 'Terus apa maumu?', 'Saya mau permintaan maaf, damai lah'. Seperti itu," ucapnya.

Prasetio kembali menegaskan, dia tak membela siapa pun dalam kasus ini. Bahkan, setelah menerima panggilan telepon dari Zamroni, Prasetio tak pernah menghubunginya lagi hingga akhirnya permasalahan itu berkembang ke pelaporan polisi.

"Saya nggak membekingin siapa-siapa, orang minta tolong kepada saya. Sebagai orang Timur harus saya tanyakan. Kalau nggak mau ditemukan, ya, sudah, buat apa saya repot-repot," tegasnya.

"Ya sudah saya tinggal, ternyata berkembang. Saya disebutkan namanya ya sudah, dipikir saya beking, saya nggak pernah beking, saya menolong orang. Menolong orang minta tolong, saya sampaikan dia nggak terima, ya sudah gitu aja," sambungnya.

Politikus PDIP itu tak tahu-menahu apakah wanita tersebut memang anak jendral bintang tiga. Dia menyebut komunikasi dengan pihak wanita hanya dilakukan dengan Zamroni.

"Saya nggak ngerti, saya nggak berkomunikasi dengan si perempuan itu. Komunikasi saya laki-laki itu, jenderal itu, Brigjen Zamroni dan nomor telepon di saya masih ada. Jadi saya nggak ada urusan," tegasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved