Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Polri

Kisah Heroik Jenderal Fadil Imran Bopong Adik Pasca Tenggelam di Pantai Talise Sulawesi Tengah

Irjen Pol Fadil Imran ternyata punya kisah heroik menyelamtkan adiknya kala tenggelam di Pantai Talise, Palu, Sulawesi Tengah.

Editor: Muh Hasim Arfah
buku daeng siang sang penerang
Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Fadil Imran (tengah) bersama keluarganya. 

TRIBUN-TIMUR.COM- Ada cerita menarik dan menegangkan dari masa kecil kepala Polda Metro Jaya, Irjen Pol Fadil Imran.

Kala itu Jenderal Asal Makassar ini masih duduk di SMP.

Posisi Fadil Imran sedang merantau ke Palu, Sulawesi Tengah.

Cerita mirip ketika dia menyelamatkan nyawa dari anggota Subdit Jatanras Polda Metro Jaya, Jacklyn Choppers atau Bang Jack.

Kala itu, bersama dengan pasukannya memburuh perampokan hingga ke Sumedang, Jawa Barat.

Saat terlibat adu tembak itu, salah satu anggotannya, Jacklyn Choppers atau Bang Jack.

Baca juga: Keras! Tanggapi Kapolri, Irjen Mohammad Fadil Imran: Saya Blender Kepalanya yang Busuk

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Fadil Imran
Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Fadil Imran (handover)

Bahkan, hingga 11 tembakan ke tubuhnya.

Fadil Imran pun berlari hingga 600 meter dengan membopong Jack.

Hal sama terjadi ketika Fadil menyelamatkan nyawa adiknya beberapa puluh tahun lalu.

Cerita Lengkap

Fadil Imran Daeng Timung mendapatkan tugas dari kedua orang tuanya, Sitti Siada Daeng Siang dan Abdu Hamid Daeng Naba.

Suatu waktu di hari Minggu, Sitti Siada Daeng Siang menyuruh Fadil Imran membawa adik-adiknya keluar bermain.

Kala itu, Fadil masih duduk di kelas 2 SMP.

Baca juga: Terungkap Alasan Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran Mutasi Aipda MP Ambarita dan Jacklyn Choppers

Ia pun membawa adiknya bermain di Pantai Talise, jaraknya sekitar 400 meter dari rumahnya.

Ikutlah tiga adiknya bermain yakni Nuni, Ilham dan Dandi.

Mereka bermain di pinggir pantai.

Saat mereka asyik bermain, Fadil pun meminta adik-adiknya untuk tidak beranjak.

Ia pun turun mandi-mandi ke laut.

Saat keluar dari air, Fadil pun memeriksa adik-adiknya.

Baca juga: Ternyata Jenderal Asal Makassar Irjen Fadil Imran Keturunan Raja Gowa Termasyur Karaeng Mangngutungi

Fadil pun kaget sebab Dandi tidak ada.

Ia pun panik.

Mereka pun mencari keberadaan Dandi.

Teriakan mereka menarik perhatian warga sekitar.

Saat mencari, ada orang berteriak,” itu…ada  yang mengambang di sana! Warna kuning!”

Tanpa piker panjang, Fadil langsung menyerbu ke laut untuk menyelamatkan Dandi.

Baca juga: Jenderal Asal Makassar Fadil Imran Selamatkan Anggota Tertembak 11 Peluru, Bopong Hingga 600 Meter

Fadil pun menyeret tubuh Dandi.

Warga pun berusaha mengangkat kaki Dandi sehingga airnya keluar.

Tanpa pikir panjang, Fadil pun segera menggotong Dandi pulang ke rumah.

Sama yang dia lakukan saat menyelamatkan anggotanya, Bang Jack saat peristiwa tembak-tembakan dengan perampok ATM di Bandung, Jawa Barat.

Sampai di rumah, sang ayah pun bertindak penyelamatan untuk Dandi.

Kala itu, Fadil pun merasa sangat bersalah sehingga meminta ayahnya untuk memukulnya karena gagal menjaga amanah.

Ayah dan ibunya hanya diam.

Hingga, pukulan itu tak pernah mendarat ke badan Fadil Imran.(*)

Baca juga: Cerita Jenderal Asal Makassar Fadil Imran Baku Tembak dengan Perampok: di Tengah Pasar, Pagi Hari

Baca juga: Jenderal Asal Makassar Fadil Imran Tegaskan Kasus Chat Rizieq-Firza Jalan Terus,Reaksi Denny Siregar

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved