Kabupaten Bantaeng

Ilham Azikin: Berkat Perjuangan Kita Semua Warga Kampung Bonto Jonga Akhirnya Nikmati Listrik

Bupati Bantaeng Ilham Syah Azikin menyatakan sejak Indonesia merdeka, dua daerah ini tidak pernah dialiri aliran listrik.

YOUTUBE.COM/TRIBUN TIMUR
Wapemred Tribun Timur, AS Kambie (kiri) berbicang dengan Bupati Bantaeng, Ilham Syah Azikin dalam siaran podcast series #12 HUT Sulsel ke-352 dengan tema "Gerakan Bersama Kaum Milenial Membangun Bantaeng", di studio Tribun Timur, Jl Cenderawasih, Makassar. Disiarkan secara live di channel YouTube dan fanpage Facebook Tribun Timur, Ahad atau Minggu (31/10/2021) malam. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Warga Kampung Bira-bira, Kecamatan Bissappu dan Warga Bonto Jonga, Kecamatan Eremerasa, Bantaeng akhirnya menikmati pasokan listrik.

Selain listrik, warga kampung Bonto Jonga juga sudah bisa menikmati fasilitas air bersih.

Bupati Bantaeng Ilham Syah Azikin menyatakan sejak Indonesia merdeka, dua daerah ini tidak pernah dialiri aliran listrik.

Hal itu dikatakan Ciwan sapaannya menanggapi apakah masih ada daerah tidak tersentuh listrik di Bantaeng.

“Ini saya meresmikan bersama PLN, peresmian listrik salah satu wilayah yang sejak Indonesia merdeka belum pernah tersentuh, lampu kita nyalakan,” katanya dalam wawancara eksklusif, Minggu (31/10/2021) lalu.

Ia menambahkan Kampung Bonto Jonga, Kecamatan Eremerasa merupakan daerah datarang tinggi.

“Ini (Bonto Jonga) yang jauh. Ada dekat kota juga baru kita nyalakan,” jelasnya.

Kurang lebih 1,2 tahun lalu baru-baru tersentuh dengan listrik. Menurutnya, itu kebutuhan dasar.

“Menyampaikan kepada PLN, Bos bantu saya! dan itu Alhamdulillah akhirnya mereka bisa menikmati,” jelasnya.

Kakek (Solthan) dan ayah (Azikin Solthan), serta Ilham Azikin pernah menjadi Bupati Bantaeng.

Pernahkah ada seperti sebelumnya, kakek bupati, cucu dari Bupati Bantaeng sebelumnya? Tanya Tribun.

“Belum ada yang tiga kali melenting. Sebenarnya bukan hanya dari aspek kebanggaan, tapi tentu menjadi beban.”

“Kita tidak mau generasi saya berikutnya hanya menanggung beban sejarah,” ujar dia.

Menurutnya, boleh dikatakan beban, tapi motivasi tersendiri lebih halusnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved