Tribun Bisnis
Wujud Komitmen ESG, Pertamina Dampingi Masyarakat Pelosok Cindakko Naik Kelas
Pertamina juga memberikan kotak di rumah masing-masing warga agar lebih mudah membudidayakan lebah.
Penulis: Sukmawati Ibrahim | Editor: Hasriyani Latif
Taufik membeberkan beberapa realisasi dan capaian Pertamina melalui program ini Cindakko Menyala.
"Pertamina telah menghadirkan rumah produksi untuk pengelolaan kopi, gula dan madu," katanya, Sabtu (30/10/2021).
Program lainnya, pemeliharaan lebah di rumah-rumah warga.
Terdiri dari 15 kotak lebah trigona dan 15 kotak lebah apis cerata.
"Termasuk memfasilitasi dan mendampingi warga dalam pembuatan kompos atau pukul alami secara mandiri," ujar Taufik.
Hal lainnya, Pertamina juga telah menghadirkan mini agrokompleks serta sekolah alam pengembangan minat dan bakat anak.
Tak sampai di situ, Pertamina juga merealisasikan program perbaikan gizi dan ketahanan pangan.
Total anggaran yang telah digelontorkan selama 2020-2021 sebesar Rp 180 Juta.
Dengan rincian, Koguma Rp 45 juta, Energi Rp 60 juta, Sekolah Alam Rp 45 juta dan Perbaikan Gizi Rp 30 juta.
"Program ESG Pertamina ini maksimal 5 tahun. Dalam tempo waktu tersebut Cindakko dipastikan naik kelas atau mandiri," pungkasnya. (*)
Laporan Wartawan Tribun Timur @umhaconcit
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/rumah-warga-cindakko-desa-bonto-somba-kecamatan-tompobulu-kabupaten-maros-sulawesi-selatan.jpg)