Tribun Luwu Timur
Waspada, Penyakit DBD di Luwu Timur Hingga September 2021 Capai 97 Kasus
Hal ini disampaikan Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular, Dinas Kesehatan Luwu Timur, Wardan di kantornya, Senin (25/10/2021).
Penulis: Ivan Ismar | Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM/IVAN
Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular, Dinas Kesehatan Luwu Timur, Wardan
Wardah menjelaskan, dalam kasus ini menentukan bahwa calon pasien Positif DBD itu melalui pemeriksaan RDT atau tes cepat.
Kemudian melihat trombosit , hemat tokrit , lekosit dan renpelit dan terakhir ada pendarahan.
"Gejala kasus DBD ini hampir sama dengan gejala virus Covid-19,"
"Sehingga setiap pemeriksaan dimasa pandemi ini tetap mengacu ke pemeriksaan Covid karena gejalanya sama," ujar Wardan.
Dinas Kesehatan Luwu Timur terkait kasus DBD dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir.
Pada 2018 jumlah kasus mencapai 104 kasus, 2019 tercatat 107 kasus.
Kemudian, 2020 mengalami penurun secara drastis dengan angka kasus 37 orang dan tahun 2021 rekap bulan September tercatat.