Breaking News:

Tribun Luwu Timur

Waspada, Penyakit DBD di Luwu Timur Hingga September 2021 Capai 97 Kasus

Hal ini disampaikan Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular, Dinas Kesehatan Luwu Timur, Wardan di kantornya, Senin (25/10/2021).

Penulis: Ivan Ismar | Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM/IVAN
Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular, Dinas Kesehatan Luwu Timur, Wardan 

TRIBUNLUTIM.COM, MALILI - Masyarakat diminta mewaspadai Demam Berdarah Dengue (DBD).

Hal ini disampaikan Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular, Dinas Kesehatan Luwu Timur, Wardan di kantornya, Senin (25/10/2021).

"Kasus DBD terhitung Januari sampai September 2021 tercatat ada 97 kasus," kata Wardan.

"Rata-rata kasus DBD ini, pasiennya adalah orang dewasa," imbuh Wardan.

Wardan menambahkan, beruntung sampai sejauh ini, dari 97 pasien tersebut belum ada yang meninggal dunia.

DBD adalah penyakit yang disebabkan oleh salah satu dari empat virus dengue.

Demam berdarah merupakan penyakit yang mudah menular.

Sarana penularan demam berdarah sendiri berasal dari gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albocpictus.

Sebagai pengingat, jumlah kasus DBD pada periode Januari hingga 11 Juni 2021 sebanyak 29 kasus.

Pada Februari ada 2 kasus, Maret 2 kasus, April 2 kasus, Mei 15 kasus dan Juni 8 Kasus," kata Alfrida, Jumat (11/6/2021). 

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved