FTI UMI
Terima Penghargaan PII di 'Acara Selundupan', Zakir Sabara H Wata: Kalahkan AFEO Honorary Member
Pengurus Pusat Persatuan Insinyur Indonesia ( PII ) menganugerahkan penghargaan kepada Dekan FTI UMI
TRIBUN-TIMUR.COM - Pengurus Pusat Persatuan Insinyur Indonesia ( PII ) menganugerahkan penghargaan kepada Dekan Fakultas Teknologi Industri pada Universitas Muslim Indonesia ( FTI UMI ), Dr Ir Zakir Sabara H Wata ST MT IPM ASEAN Eng.
Penghargaan diberikan atas kontribusi Zakir dalam mengembangkan Program Profesi Insinyur ( PPI ), khususnya di Indonesia Timur.
Di tangan dingin Zakir, UMI menjadi perguruan tinggi swasta pertama di Indonesia yang mengelola PPI.
FTI UMI mulai menjalankan PPI sejak Agustus 2017 atau di tahun ketiga Zakir menjabat Dekan FTI UMI.
Hingga Oktober 2021 atau empat tahun berjalan, Program Studi PPI FTI UMI telah menghasilkan 10 angkatan.
Setiap angkatan terdapat 200-an mahasiswa.
Ketua Umum Pengurus Pusat PII, Dr Ir Heru Dewanto ST MSc (Eng) IPU ASEAN Eng memuji kegigihan Zakir dalam mengembangkan Program Profesi Insinyur.
Program Profesi Insinyur paling pertama di Indonesia Timur ada FTI UMI.
"Pak Zakir orang di balik kepeloporan PS PPI (Program Studi Program Profesi Insinyir) UMI," kata Heru ketika menyampaikan pidato dalam acara Pengambilan Sumpah Insinyur lulusan Program Profesi Insinyur FTI UMI angkatan X, di Makassar, Sulsel, Kamis (21/10/2021).
Sebagai bentuk dukungan kepada PS PPI FTI UMI, Heru Dewanto selalu menghadiri acara penyumpahan.
Dia tak pernah mau absen.
"Hampir semua penyumpahan insinyur di FTI UMI saya hadiri. Kenapa? Karena ibarat sebuah tepukan tangan, ada dua telapak tangan yang bertepuk. Komitmen Pak Zakir ini harus saya dukung dan sambut terus, karena itulah saya hadir," kata Heru Dewanto seusai menyerahkan piagam penghargaan PII kepada Zakir.

Saat dipersilakan menyampaikan pidato setelah menerima piagam penghargaan, Zakir malah "protes".
Dia menyebut acara penyerahan penghargaan itu sebagai acara selundupan.
"Saya punya acara, tapi ternyata ada acara selundupan. Ini acara selundupan karena tidak ada dalam rundown acara yang dilaporkan panitia ke saya. Terima kasih, Tum," kata Zakir kepada Heru Dewanto dari panggung acara.