Liga 3
Jelang Liga 3, Daftar Pemain PS Luwu Belum Rampung
PS Luwu sendiri pada ajang Liga 3 ini diperkuat sebagian besar pemain yang memperkuat Luwu.
Penulis: Chalik Mawardi | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUNLUWU.COM, BELOPA - PS Luwu Belopa merupakan salah satu tim peserta Liga 3 Zona Sulsel.
Klub kebanggaan masyarakat Bumi Sawerigading sudah sepekan lebih mempersiapkan diri.
Kendati begitu, daftar pemain yang akan memperkuat PS Luwu belum dirilis secara resmi.
Lantaran belum semua pemain yang sebelumnya dinyatakan lolos seleksi mengikuti latihan.
Pelatih PS Luwu, Parambung (42), masih menunggu kesiapan beberapa pemain yang ia proyeksi mengisi skuadnya.
"Belum paten (daftar pemain), karena belum lengkap datang (pemain) yang kemarin lolos seleksi," kata Parambung, Kamis (21/10/2021).
PS Luwu sendiri pada ajang Liga 3 ini diperkuat sebagian besar pemain yang memperkuat Luwu.
Pada ajang Pra Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) yang berlangsung di Belopa beberapa waktu lalu.
Seperti Galang, Adrian Faturu hingga Fahriyan.
Ketika itu, Luwu berhasil mengamankan satu tiket ke Porprov Sinjai-Bulukumba tahun 2022.
Seusai menyingkirkan dua tim tetangga, Luwu Utara dan Wajo.
Pada Liga 3 nanti, PS Luwu tidak memasang target muluk-muluk.
Kandati begitu, mereka akan berjuang untuk lolos di setia fase.
"Target kita bermain bagus di setiap pertandingan," katanya.
"Kalau bisa lolos ke Liga 3 Nasional bahkan Liga 2, kenapa tidak untuk kita lakukan," paparnya,
Tuan Rumah
Empat kabupaten/kota di Sulawesi Selatan (Sulsel) telah mengajukan diri menjadi tuan rumah Liga 3 zona Sulsel.
Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Sulsel, Ahmad Djafri melalui sambungan telepon, Kamis (14/10/2021).
“Sudah ada empat kabupaten yang siap menjadi tuan rumah, yakni Kabupaten Maros, Pangkep, Enrekang dan Pinrang,” katanya.
Dengan begitu, sisa satu kabupaten lagi yang dicari untuk jadi tuan tuan rumah.
“Untuk tempat pertandingan kami rencanakan lima lokasi,” sebutnya.
Ia menjelaskan untuk menjadi tuan rumah pertandingan Liga 3 zona Sulsel harus mengisi form yang telah disiapkan.
Setelah itu dilakukan workshop untuk penentuan tuan rumah. Setelah itu dilakukan verifikasi ke lapangan.
Dalam regulasi PSSI ketentuannya pertandingan di lakukan di stadion.
Namun, kata Djafri, aturan tersebut tidak boleh terlalu kaku. Harus fleksibel.
Sebab, banyak stadion di Sulsel belum layak dan tidak sesuai standar PSSI.
“Jika harus memenuhi syarat regulasi PSSI, jarang bisa didapatkan di Sulsel stadion sesuai standar,” ujarnya.
Makanya, terpenting menurut dia adalah tuan rumah mampu memberikan rasa aman kepada seluruh pemain, ofisial dan perangkat pertandingan.
Ditambah,memiliki lapangan sepak bola yang layak. Bola bisa bergulir dengan baik.
“Lapangan harus baik. Kalau stadion dan sarana lainnya itu hal kedua dipikirkan. Kita harus meratakan sepakbola di Sulsel,” ucapnya.
Untuk diketahui saat ini sudah 28 klub di Sulsel yang mendaftar Liga 3 zona Sulsel.
Jumlah ini berpeluang bertambah, lantaran pendaftaran bakal ditutup pada 30 Oktober mendatang.
Liga 3 zona Sulsel akan bergulir pada 1 November.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/pemain-ps-luwu-belopa-yang-mengikuti-latihan-perdana-di-lapangan-andi-djemmasenin-11102021.jpg)