Breaking News:

Tribun Makassar

Pembebasan Lahan Kereta Api di Maros 98 Persen, Balai Optimis Mampu Selesai Target di Bulan Oktober

Jumardi menjelaskan, khusus di kabupaten Maros, panjang rel kereta api sekitar 20 kilometer.

Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM/SANOVRA JR
Jalur proyek pembanguan Jalur Kereta Api Makassar-Parepare terekam dari udara di Kabupaten Maros, Sabtu (5/12/2020). Menhub Koordinasi Dengan Pemda melakukan upaya percepatan pembangunan KA jalur Makassar-Parepare yang merupakan Proyek Strategis Nasional, khususnya terkait penyelesaian pembebasan lahan. Adapun total anggaran pembangunan sekitar Rp 2,3 triliun dengan 16 paket pekerjaan dan menggunakan skema KPBU. 

TRIBUNMAROS.COM, MAROS - Pembebasan lahan rel kereta api di Kabupaten Maros sudah mencapai 98 persen.

Kepala Balai Pengelola Kereta Api Sulawesi Selatan, Jumardi, Senin (11/10/21).

"Saat ini progres pembebasan lahan proyek rel kereta api di Maros itu sudah mencapai 98 persen," katanya.

Terkait dua persen lahan yang belum dibebaskan, Jumardi tetap optimis mampu mencapai target pembebasan lahan rel kereta api di bulan Oktober ini. 

"Masih ada sekitar 2 persen lagi yang tersisa. Tapi yang 2 persen tapi itu tidak mengganggu konstruksi,"sebutnya.

Jumardi menjelaskan, khusus di kabupaten Maros, panjang rel kereta api sekitar 20 kilometer.

"Khusus di Maros, panjang rel kereta api sekitar 20 Km, berjumlah 858 bidang tanah," sebutnya.

Beberapa bidang lahan yang belum diambil,  maka pihaknya menitipkan di Pengadilan Negeri Kelas 1B. 

Sementara itu, Humas Pengadilan Negeri Maros Klas 1b, Nasrul Kadir mengatakan, berdasarkan data rekapitulasi perkara konsinyasi Perkeretaapian per tanggal 6 Oktober 2021, sekitar 398 berkas perkara yang telah didaftarkan di pengadilan.

"Jadi yang sudah didaftarkan untuk konsinyasi itu sekitar 398 berkas perkara yang terdiri atas 38 berkas perkara yang didaftarkan tahun 2019, 175 berkas perkara tahun 2020 dan 185 berkas perkara ditahun 2021," ungkapnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved