Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Kisah Pejuang Kanker Payudara, Tak Direstui Keluarga Untuk Pengobatan Medis

Langkah awal yang dijalaninya adalah pengobatan kemoterapi. Dua kali menjalani pengobatan tersebut ia beralih pada pengobatan alternatif.

Penulis: Desi Triana Aswan | Editor: Waode Nurmin
Desi Triana/Tribun Timur
dr Khairatu Nissa Rangkuti merupakan satu dari banyaknya pejuang kanker payudara di Indonesia. 

Pasalnya, keluarganya tak begitu yakin dengan proses penyembuhan secara medis.

Ia tetap menjalani permintaan keluarganya.

Namun, kondisinya semakin parah. Menurut Nissa, jerawatnya bahkan mulai tumbuh akibat pengobatan terapis tersebut.

dr Nissa berusaha mencari seseorang yang dapat meyakinkan keluarganya untuk menjalani pengobatan secara medis kembali.

"Saya berusaha untuk mendapat dukungan agar bisa terapi medis dan diizinkan keluarga. Akhirnya, saya jelaskan bahwa terapi medis lah yang paling cocok untuk penyembuhan," tuturnya.

Nissa pun kembali menjalani terapi medis.

Bahkan ia melakukan operasi hingga tahap radiasi.

Meski telah melakukan pengobatan selama berbulan-bulan, tak disadari Nissa ternyata penyakit kanker yang dideritanya menyebar sampai ke otak.

Hal itu, tidak membuatnya pesimis. Ia konsisten menjalani terapi.

Dukungan dari keluarga pun membuatnya semakin kuat dan bertahan.

"Memang pengobatannya berbulan-bulan, bahkan selama satu tahun lebih tidak selesai-selesai," tuturnya.

Hingga akhirnya, perjuangannya tak sia-sia. Berkat semangat yang dimilikinya, kini ia bisa beraktivitas dengan normal.

"Alhamdulillah 90 persen kembali normal. Jadi semakin sudah seperti biasa walaupun ada terapi makan obat dan masih menjalani kemoterapi," pungkasnya.

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved